<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33821">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IMPLEMENTASI KEWENANGAN PEMERINTAH DAERAH  KABUPATEN ALOR DALAM UPAYA PERLINDUNGAN  MANGROVE DI KECAMATAN TELUK MUTIARA  BERDASARKAN PERATURAN BUPATI ALOR NOMOR 4  TAHUN 2013]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Etvin Petrus Maara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOHANES TUAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Norani Asnawi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes Tuan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Norani Asnawi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Detji K E R Nuban</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 46 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kewenangan Pemerintah Kabupaten Alor dalam upaya perlindungan hutan 
mangrove yang ada di Kecamatan Teluk Mutiara terkhususnya di Kelurahan Welai 
Barat Dan Welai Timur diperlukan karena terjadi penebangan hutan mangrove secara 
tidak terkendali yang mengakibatkan kerusakan ekosistem mangrove dan penurunan 
luas hutan mangrove yang sangat singnifikan. Tujuan penelitian 1. Untuk mengetahui 
implementasi kewenangan Pemerintah Kabupaten Alor dalam upaya perlindungan 
mangrove. 2. Untuk mengetahui faktor apa saja berpengaruh terhadap implementasi 
kewenangan Pemerintah upaya perlindungan hutan mangrove.
Penelitian ini mengunakan metode yuridis empiris yang mengumpulkan fakta-
fakta yang sosial atau fakta-fakta hukum yang menggunkan iinstrumen penelitian 
berupa wawancara kepada Pemerintah Kabupaten Alor dan juga masyarakat yang ada 
di pesisir pantai Kecamatan Teluk Mutiara khususnya masyarakat Kelurahan Welai 
Barat dan Welai Timur.
Kewenangan Pemerintah Kabupaten Alor dalam upaya melakukan 
perlindungan terhadap hutan mangrove terdiri dari kewenangan pembinaan dan 
pengawasan terhadap hutan mangrove yang ada di Kelurahan Welai Timur dan Welai 
Barat, kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor terdiri dari, pertama pembinaan,
pembinaan dilakukan dengan cara melakukan sosialisai tentang hutan mangrove 
kepada masyrakat sekitar dan juga pelajar yang ada di sekitar mangrove, monitoring 
atau evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah kepada masrakat sekitar pesisir, 
penanaman mangrove yang bertujuan untuk menambah jumah luas lahan mangrove 
yang ada di pesisir pantai dan juga melakukan pelatihan conservasi kepada pemuda 
atau pemudi untuk memberikan mereka pemahan tentang pentingnya conservasi. 
Kedua Pegawasan, Pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah terus di lakukan 
dengan membentuk tim pengawas yang di sebut dengan PPNS (Penyidik Pegawai 
Negeri Sipil) yang bertugas untuk melakukan monitoring dan juga evaluasi, dalam 
melakukan pegawasan Pemerintah Kabupaten Alor juga melibatkan masyarakat 
dengan mebentuk tim yang bernama POKMASWAS (Kelompok Masyarakat 
Pegawas) untuk membantu tugas Pemerintah dalam hal pegawasan, sedangkan Faktor 
mempengaruhi kewenangan pemerintah kabupaten Alor dalam upaya perlindungan 
mangrove terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari 
kewenangan, anggaran dan juga sumber daya Aparatur Sipil Negaran sedangkan faktor 
eksternal terdiri dari lahan, sumber daya masyarakat dan juga kurangnya 
pemberdayaan masyarakat. Faktor-faktor inilah yang mempengaruhi Kewenangan 
Pemerintah Kabupaten Alor. 
Kata Kunci : Kewenangan, Perlindungan, Hutan Mangrove</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010143]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250523]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Maa I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara-6.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33821]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-18 07:53:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-21 10:32:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>