<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33881">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Gambaran Kondisi Kualitas Air  Untuk Rencana Pengembangan Budidaya Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Pesisir Desa Toeneke Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>VINSENSIA MARIANA SUSANTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADE YULITA HESTI LUKAS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANCHY CH. LIUFETO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Marcelin Dj Ratoe Oedjoe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ade Yulita Hesti Lukas</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>FRANCHY CH. LIUFETO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 36 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Budidaya merupakan salah satu alternatif dalam melakukan produksi perikanan (Karuppasamy et al., 2013). Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan kegiatan budidaya akuakultur yang banyak di kembangkan di Wilayah Pesisir Indonesia (Ariadi et al, 2020).  Udang vaname merupakan salah satu jenis udang yang banyak dibudidayakan sekarang ini, hal ini disebabkan karena budidaya udang vaname memiliki prospek dan profit yang sangat menjanjikan (Babu et al.,2014).
Berdasarkan informasi dari Kementerian kelautan dan perikanan (KKP), pada tahun 2021, produksi udang di Indonesia mencapai 1,21 juta ton dengan nilai ekonomi sebesar RP 79,21 triliun. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 9,20% jika dibandingkan tahun 2020 yang mencatat produksi sebesar 1,11 juta ton dengan nilai Rp 66,53 trillion. Selain itu KKP juga memiliki target untuk mencapai  produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton per tahun pada tahun 2024 (KKP, 2021).
Budidaya udang vaname merupakan kegiatan  budidaya akuakultur yang banyak dikembangkan di wilayah pesisir Indonesia ( Ariadi et al, 2020 ). Budidaya udang vaname di Indonesia dikembangkan serta dijalankan berbagai teknologi budidaya yang beragam (Ariadi et al, 2019 ). Tingkat produktivitas panen budidaya udang di Indonesia dari tahun ke tahun ditafsirkan berjalan dinamis untuk tingkat produktivitasnya  (Wafi et al, 2020). Tingkat produktivitas panen ini tidak lepas dari kondisi lingkungan budidaya dan teknik budidaya yang digunakan (Ariadi et al, 2019 ).
Keunggulan yang dimiliki udang vaname diantaranya dapat tumbuh dengan cepat, tahan terhadap penyakit, tingkat konsumsi pakan atau food consumption rate (FCR) rendah, mampu beradaptasi terhadap kisaran salinitas yang luas serta dapat dipelihara dengan padat tebar yang tinggi dan juga mampu memanfaatkan seluruh kolam air dari dasar tapak hingga ke lapisan permukaan air (Ariadi et al., 2021).

Kata Kunci:  Budidaya, Udang Vaname (Litopenaeus vannamei), kualitas air
 </note>
<classification><![CDATA[542.43]]></classification><ministry><![CDATA[54243]]></ministry><studentID><![CDATA[1813010031]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250611]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.43 SUS G]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33881]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-18 17:52:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-21 11:27:20]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>