<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33914">
<titleInfo>
<title><![CDATA[EKSISTENSI DAN FUNGSI LEMBAGA ADAT DALAM PENYELESAIAN  SENGKETA ADAT DI DESA KAMBATA WUNDUT KECAMATAN LEWA KABUPATEN SUMBA TIMUR DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG  NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FITRISIA PADU LEMBA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RAFAEL R TUPEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Josef M Monteiro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hernimus Ratu Udju</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Josef M Monteiro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 46 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Rumusan masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :
(1) Bagaimanakah Eksistensi dan Fungsi Lembaga Adat dalam Penyelesaian Sengketa 
Adat di Desa Kambata Wundut Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur di tinjau 
dari Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa? dan (2) Apa yang 
menjadi Faktor Penghambat Pelaksanaan Fungsi Lembaga Adat dalam Penyelesaian 
Sengketa Adat di Desa Kambata Wundut Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur 
di tinjau dari Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa?Penelitian ini 
bertujuan untuk mengetahui eksistensi dan fungsi lembaga adat dalam penyelesaian 
sengketa adat di desa kambata wundut serta mengetahui dan menganalisis faktor yang 
menjadi penghambat dalam pelaksanaan fungsi lembaga adat di Desa Kambata 
Wundut,Kecamatan Lewa,Kabupaten Sumba Timur
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian 
hukum empris yakni penelitian yang mengkaji hukum dalam realitas atau kenyataan 
di Masyarakat dengan melakukan pendekatan sosio legal dan konseptual.sumber dan 
bahan hukum yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder dan tersier.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pelaksanaan lembaga adat 
berperan penting dalam menjaga keharmonisan sosial dengan menyelesaikan sengketa 
secara damai dan kekeluargaan,sekaligus mendukung pelaksanaan Undang-Undang 
Desa yang mengakui keberadaan dan kewenangan lembaga adat dalam mengatur dan 
memberdayakan Masyarakat desa.kendala yang dihadapi meliputi tantangan dalam 
penerapan aturan desa yang belum sepenuhnya di akui masyarakat dan perlunya sinergi 
antara lembaga adat dan pemerintah desa untuk meningkatkan efektivitas 
penyelesaian sengketa adat.Dengan demikian ,lembaga adat tetap eksis dan berfungsi 
sebagai pilar utama dalam penyelesaian sengketa adat di Desa Kambata Wundut sesuai 
dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Disarankan agar pemerintah desa Kambata Wundut lebih meningkatkan peran 
lembaga adat dalam penyelesaian sengketa adat dengan memberikan pengakuan dan 
dukungan sesuai Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.pemerintah desa 
perlu mengadakan sosialisasi secara rutin kepada Masyarakat mengenai fungsi dan 
prosedur penyelesaian sengketa adat melalui lembaga adat agar Masyarakat lebih 
memahami dan menghargai peran lembaga adat dalam menjaga keharmonisan sosial.
Kata Kunci:Lembaga adat,penyelesaian sengketa adat,Desa Kambata Wundut,
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014,desa,musyawarah mufakat.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2102010364]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250617]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Lem E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara-6.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33914]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-19 12:46:51]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-21 12:55:56]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>