<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34035">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Yuridis Tentang Kebijakan Penanganan Narapidana Lanjut Usia (Suatu Analisis Terhadap Kesejahteraan Dan Kesehatan Mental Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Harmingganov Leodima</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSALIND ANGEL FANGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 76 Hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Meningkatnya jumlah narapidana lanjut usia (lansia) di lembaga pemasyarakatan menimbulkan tantangan khusus dari aspek fisik, psikologis, dan sosial. Hal ini memerlukan perhatian hukum dan kebijakan, khususnya terkait pemenuhan hak kesejahteraan dan kesehatan mental lansia yang sedang menjalani hukuman. Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang menjadi fokus penelitian karena implementasi kebijakan ramah lansia dinilai belum optimal. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini yaitu; (1) Bagaimanakah Kebijakan penanganan narapidana lansia  di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mental mereka ? (2) Kendala utama dalam memberikan perawatan yang memadai kepada Narapidana Lansia di Lingkungan Lembaga Pemasyarakatan. (3) Pendekatan Rehabilitasi dapat Disesuaikan untuk menanggapi kebutuhan Khusus Narapidana Lansia dan Memberikan Perspektif Pencegahan Residivisme.
Penelitian ini merupakan penelitian  yuridis empiris melalui kajian peraturan dan data empiris melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi petugas lembaga pemasyarakatan, narapidana lansia, dan pihak terkait. Data diperoleh dari 18 responden, dan dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan belum optimal akibat keterbatasan fasilitas, tenaga medis, dan lingkungan yang belum mendukung. Dibutuhkan pendekatan holistik yang sesuai dengan kebutuhan narapidana lansia.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa: (1) Ada tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian dalam kebijakan penanganan narapidana lansia yakni: (a) kesejahteraan fisik, (b) kesejahteraan sosial, dan (c) kesehatan mental. (2) Ada 5 tantangan utama dalam memberi perawatan yang layak yakni: (a) kebutuhan kesehatan yang kompleks, (b) keterbatasan fasilitas, (c) kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih, (d) isolasi sosial, dan (e) resiko keamanan. (3) Untuk memastikan kesejahteraan mereka dan mencegah residivisme diperlukan tiga aspek yakni: (a) peningkatan fasilitas, (b) dukungan psikologis, dan (c) serta pelatihan kerja yang sesuai.
Kata Kunci: Kebijakan Penanganan Narapidana Lanjut Usia, Rehabilitasi, Implementasi Kebijakan, Kendala, Kebutuhan Khusus, Pencegahan Residivisme.</note>
<classification><![CDATA[74201]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010163]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250624]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Leo T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34035]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-21 22:19:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-23 13:05:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>