<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34215">
<titleInfo>
<title><![CDATA[TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG  (Studi Kasus Putusan Pengadilan Nomor 178&#47;Pid.Sus&#47;2021&#47;PN KPG)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>George Aldystra Bara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADRIANUS DJARA DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bhisa Vitus Wilhemus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adrianus Djara Dima</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bhisa Vitus Wilhemus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[29]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[individu penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 90 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Indonesia adalah negara hukum sebagaimana dimaksud di dalam Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 1 ayat (3). Semua Orang negara diatur oleh hukum. Pada zaman sekarang, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dapat dikatakan sebagai salah satu jenis  tindak pidana dengan bentuk dan modus operandi yang sangat beragam karena terkait dengan bentuk-bentuk tindak pidana modern, Penerapan tindak pidana dan pertimbangan oleh Majelis Hakim merupakan dua aspek utama dalam suatu putusan pidana karena secara langsung memengaruhi nilai keadilan yang dihasilkan. Penerapan pidana harus dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku serta memperhatikan  jenis  dan beratnya tindak pidana yang dilakukan. Sementara itu, pertimbangan hakim mencerminkan proses penilaian atas fakta-fakta hukum, alat bukti, serta keadaan yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Keseimbangan antara keduanya sangat menentukan apakah suatu putusan mencerminkan rasa keadilan, baik dari sisi hukum maupun dari sisi kemanusiaan. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini sebagai berikut; (1) Bagaimanakah penerapan hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang pada putusan nomor 178/Pid.Sus/2021/PN KPG? (2) Bagaimanakah pertimbangan hukum hakim dalam penjatuhan pidana kepada pelaku tindak pidana perdagangan orang dalam perkara nomor 178/Pid.Sus/2021/PN KPG? Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif-empiris, dengan pendekatan studi kasus melalui analisis putusan pengadilan dan wawancara dengan pihak terkait. Data diperoleh dari bahan hukum primer berupa undang-undang dan putusan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur dan jurnal, yang  kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa; (1) Penerapan pidana pada putusan ini hakim menetapkan terdakwa terbukti melanggar pasal 6 UU Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan semua unsur yang ada terpenuhi, hal  ini menunjukan penerapan pidana sesuai.  (2) Dasar Pertimbangan Hakim dalam putusan ini dari segi Yuridis dan Non Yuridis, Namun dalam penjatuhan pidana terdapat  inkonsistensi dalam penerapan sanksi pidana yang  kurang tepat, terdakwa hanya dijatuhi pidana penjara selama 5 (lima) tahun, dimana penjatuhan pidana denda bersifat kumulatif dari sanksi pidana pada pasal 6 UU Nomor 21 Tahun 2007  Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Kata Kunci: Perdagangan Orang, Penerapan Pidana, Pertimbangan Hukum Hakim</note>
<classification><![CDATA[74201]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010155]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250707]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Bar T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34215]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-22 16:13:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-23 13:00:05]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>