<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34458">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS YURIDIS TURUT SERTA MELAKUKAN PERKOSAAN DAN  PEMBUNUHAN BERENCANA  (STUDI PUTUSAN NOMOR 3&#47;PID.B&#47;2017&#47;PN.CBN)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DEVNY MELYANTA ANTONETA MOEDA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSALIND ANGEL FANGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Deddy R. CH. Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adrianus Djara Dima</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Deddy R. CH. Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[viii + 44 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tindak pidana yang dilakukan secara bersama-sama, seperti pengeroyokan, penganiayaan, perkosaan, dan pembunuhan berencana, menuntut adanya pembuktian secara terpisah terhadap tiap unsur-unsur tindak pidana. Perkosaan, tidak hanya merusak integritas fisik dan psikis korban, tetapi juga meninggalkan trauma jangka panjang yang mempengaruhi seluruh aspek kehidupan korban. Pembunuhan berencana, yang dilakukan dengan sengaja dan terencana, menunjukkan tingkat kekejaman yang tinggi dan niat jahat untuk menghilangkan nyawa orang lain. Ketika kedua kejahatan ini terjadi bersama-sama, tingkat kekerasan dan kebrutalan meningkat, menyebabkan kekerasan dan ketakutan di masyarakat. Namun dalam kasus Putusan Nomor 3/Pid.B/2017/PN Cbn, kedua terdakwa tidak hanya melakukan perkosaan dan pembunuhan berencana, tetapi juga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui dan menganalisis kesesuaian pertimbangan hakim terhadap tindak pidana turut serta melakukan pengeroyokan, penganiayaan, perkosaan, dan pembunuhan yang telah direncanakan oleh terdakwa dengan fakta-fakta hukum di persidangan. (2) Untuk mengetahui dan menganalisis kesesuaian penjatuhan pidana penjara seumur hidup dengan pemidanaan. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan cara mengkaji peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan berkaitan dengan permasalahan yang diangkat oleh penulis. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara fakta hukum dengan pertimbangan hakim mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh kedua terdakwa dan penjatuhan pidana penjara seumur hidup belum sepenuhnya memberikan keadilan bagi korban dan perlindungan hukum bagi masyarakat.

Kata Kunci: Analisis Yuridis, Perkosaan, Pembunuhan Berencana, Turut Serta 
Melakukan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2102010352]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250710]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Moe A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34458]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-24 16:07:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-25 10:22:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>