<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34525">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kombinasi Sari Kacang Kedelai (Glycine max)  Dalam Pengencer Tris-Kuning Telur  Terhadap Kualitas Semen Babi  Persilangan Landrace X Duroc]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANSEL YONATAN DJULI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KIRENIUS ULY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PETRUS KUNE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Kirenius Uly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Kune</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>W. Marlene Nalley</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[ix + 51 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi sari kacang kedelai (SKK)  dalam pengencer Tris-kuning telur (T-KT) terhadap kualitas spermatozoa babi persilangan landrace x duroc. Materi penelitian yang digunakan adalah semen segar dari babi persilangan landrace x duroc dengan umur 1,5 tahun dalam kondisi yang sehat dan terlatih dalam penampungan semen. Penelitian ini mengunakan metode eskperimental dan rancangan acak lengkap  yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan yaitu: P0= T-KT 100%, P1= T-KT 87,5% + SKK 12,5%, P2= T-KT 75% + SKK 25%, P3= T-KT 62,5% + SKK 37,5%, P4= T-KT 50% + SKK 50%. Semen yang telah diencerkan disimpan didalam coolbox pada suhu 15-20℃. Variabel penelitian meliputi: motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup  spermatozoa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analysis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 pada jam pengamatan ke-60 berbeda nyata (P<0,05) dibandingakan dengan perlakuan lainnya, dengan nilai motilitas: 48,00%, viabilitas: 59,90%, abnormalitas: 7,70% dan nilai daya tahan hidup: 65,40 jam. Disimpulkan bahwa kombinasi sari kacang kedelai 37,5%  kedalam pengencer Tris-kuning telur 62,5% memberikan respon yang terbaik dalam motilitas, viabilitas dan daya tahan hidup spermatozoa babi persilangan landrace x duroc.
Kata kunci: Kuning telur, pengencer Tris, sari kacang kedelai, spermatozoa babi persilangan landrace x duroc. 
 
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi sari kacang kedelai (SKK)  dalam pengencer Tris-kuning telur (T-KT) terhadap kualitas spermatozoa babi persilangan landrace x duroc. Materi penelitian yang digunakan adalah semen segar dari babi persilangan landrace x duroc dengan umur 1,5 tahun dalam kondisi yang sehat dan terlatih dalam penampungan semen. Penelitian ini mengunakan metode eskperimental dan rancangan acak lengkap  yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan yaitu: P0= T-KT 100%, P1= T-KT 87,5% + SKK 12,5%, P2= T-KT 75% + SKK 25%, P3= T-KT 62,5% + SKK 37,5%, P4= T-KT 50% + SKK 50%. Semen yang telah diencerkan disimpan didalam coolbox pada suhu 15-20℃. Variabel penelitian meliputi: motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup  spermatozoa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analysis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 pada jam pengamatan ke-60 berbeda nyata (P<0,05) dibandingakan dengan perlakuan lainnya, dengan nilai motilitas: 48,00%, viabilitas: 59,90%, abnormalitas: 7,70% dan nilai daya tahan hidup: 65,40 jam. Disimpulkan bahwa kombinasi sari kacang kedelai 37,5%  kedalam pengencer Tris-kuning telur 62,5% memberikan respon yang terbaik dalam motilitas, viabilitas dan daya tahan hidup spermatozoa babi persilangan landrace x duroc.

Kata kunci: Kuning telur, pengencer Tris, sari kacang kedelai, spermatozoa babi persilangan landrace x duroc.</note>
<classification><![CDATA[542.31]]></classification><ministry><![CDATA[54231]]></ministry><studentID><![CDATA[2105030325]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250522]]></identifier><departementID><![CDATA[Peternakan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.31 DJU K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-prodi-peternakan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34525]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-25 12:08:14]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-25 12:51:17]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>