<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34561">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Gambaran Hematologi Anjing Lokal Usia Diatas Satu Tahun Pascavaksinasi Rabies di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Edwardo Liru Henry Aoetpah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOHANES T. R. M. R. SIMARMATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA AEGA GELOLODO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yustinus Oswin Primajuni Wuhan - 199206012022031006</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xviii + 72 halaman]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat ditakuti di seluruh dunia
karena dampaknya yang mematikan bagi kesehatan manusia maupun hewan yang
terpapar. Pada pertengahan tahun 2023 Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
Provinsi Nusa Tenggara Timur ditetapkan sebagai wilayah dengan kasus Kejadian
Luar Biasa (KLB) rabies. Penetapan KLB rabies diterbitkan oleh Bupati Timor
Tengah Selatan, NTT, melalui surat nomor Dinkes.07.3.1/2964/V/2023. Kasus ini
merupakan kasus pertama KLB rabies di daratan Timor, awal mula KLB rabies hanya
terdeteksi di Kabupaten TTS sejak bulan Mei 2023, namun kasus tersebut menyebar
hingga ke Kota Kupang. Sampai dengan Maret 2024, belum ada laporan resmi kasus
positif rabies pada anjing di Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk
mengetahui perbedaan profil hematologi darah sebelum dan setelah vaksinasi rabies
pada hewan anjing. Pengambilan sampel akan menggunakan metode purposive
sampling, di mana hanya hewan yang berusia diatas 12 bulan, sehat, dan tidak
menunjukkan gejala sakit yang akan dipilih. Sebelum vaksinasi dilakukan, kondisi
kesehatan anjing akan diperiksa dan darah akan diambil untuk mengevaluasi
kesehatan hewan tersebut. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif kuantitatif,
data yang didapatkan akan diolah menggunakan aplikasi IBM Statistics 27,
menggunakan uji distribusi normalitas Shapiro-Wilk, Kruskal Wallis, dan One-Way
ANOVA. Terdapat peningkatan dan penurunan dalam hasil pemeriksaan darah
lengkap (Complete Blood Count) akan tetapi data yang didapatkan tidak
menunjukkan perbedaan secara signifikan, dimana dinyatakan bahwa hasil pemberian
vaksinasi rabies pada anjing tidak mempengaruhi secara nyata terhadap gambaran
hematologi darah. Salah satu faktor yang berkontribusi pada rendahnya titer antibodi
pada anjing yang tersebar di beberapa kecamatan di Kota Kupang adalah kondisi fisik
anjing dalam kata lain kurangnya asupan nutrisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan
parameter hematologi satu bulan pascavaksinasi, nilai rata-rata MCHC mengalami
peningkatan sedangkan nilai rata-rata dari parameter Leukosit mengalami penurunan.
Menurut hasil pemeriksaan hematologi anjing tiga bulan setelah dilakukan vaksinasi
rabies, nilai rata-rata MCHC mengalami penurunan namun masih dalam nilai normal.
Sedangkan pada nilai hasil rata-rata parameter WBC mengalami peningkatan namun
pada hasil uji statistik menunjukkan peningkatan yang tidak signifikan.

Kata kunci: Anjing, Hematologi, Vaksin, Rabies</note>
<classification><![CDATA[542.61]]></classification><ministry><![CDATA[54261]]></ministry><studentID><![CDATA[2109010015]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250725]]></identifier><departementID><![CDATA[Kedokteran Hewan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.61 Aoe G]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_prodi_KH.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34561]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-25 14:34:53]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-31 13:06:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>