<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34603">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Keterwakilan Caleg Perempuan Sebagai Anggota Legislatif Di Kabupaten  Manggarai Provinsi NTT (Studi Kasus Rendahnya Caleg Perempuan Yang Terpilih Pada Pemilu 2024)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CYPRYANUS EPI TAKAKK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ESRAH DISYON NINO AM BENU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Diana S. A. N. Tabun</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Esrah Disyon Nino Am Benu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Diana S. A. N Tabun</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes Jimmy Nami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii  107 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Hasil Pemilu legislatif di Kabupaten Manggarai dari periode ke periode khusunya pada tahun 2024 menunjukkan fenomena yang memprihatinkan, di mana jumlah caleg perempuan yang berhasil terpilih sangatlah rendah yakni hanya 3 orang dari 125 orang caleg perempuan yang ikut kontestasi. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengapa keterwakilan perempuan di lembaga legislatif hasil pemilu di kabupaten manggarai tahun 2024 sangatlah rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan rendahnya caleg perempuan yang terpilih sebagai anggota legislatif di Kabupaten Manggarai tahun 2024. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari berbagai informan dengan menggunkan terori modal perspektif Pierre Bourdiu yakni, modal ekonomi, modal sosial, modal kultur dan modal simbolik. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor modal masih menjadi tantangan utama dalam keterpilihan caleg perempuan di kabupaten manggarai. Modal ekonomi menjadi hal yang utama dari calon legislatif perempuan khususnya uang sebagai modal dalam proses kampanye. Selain faktor ekonomi, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor internal yang signifikan, yaitu rendahnya tingkat keseriusan dan komitmen politik di kalangan caleg perempuan itu sendiri. Dimensi struktural menjadi temuan penting lainnya, dimana disfungsi sistem rekrutmen partai politik turut berkontribusi terhadap lemahnya posisi caleg perempuan dalam kompetisi elektoral. Rendahnya keterpilihan caleg perempuan di Kabupaten Manggarai merupakan hasil dari interaksi kompleks antara keterbatasan modal ekonomi, faktor internal berupa motivasi dan kapasitas politik yang belum optimal, serta kelemahan struktural dalam sistem rekrutmen dan pengembangan kader partai politik. Sehinnga imbasnya pecalonan perempuan hanya untuk pemenuhan kuota 30%, sebagai syarat administrasi sebuah partai politik untuk ikut pemilihan umum.

Kata kunci: Pemilihan Legislatif, keterwakilan, perempuan</note>
<classification><![CDATA[672.01]]></classification><ministry><![CDATA[67201]]></ministry><studentID><![CDATA[2103040033]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250704]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[672.01 TAK K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-ilmu-politik.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34603]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-28 09:18:59]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-28 11:27:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>