<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34666">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS KRIMINOLOGIS TERJADINYA TINDAKAN MAIN HAKIM  SENDIRI (EIGENRICHTING) YANG MENGAKIBATKAN KEMATIAN  (STUDI KASUS DI KABUPATEN MALAKA)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PRIMA ROSARIA KORE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSALIND ANGEL FANGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 46 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Main hakim sendiri adalah tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh 
individu maupun kelompok dengan mengambil alih peran aparat penegak hukum, 
di mana mereka memberikan hukuman secara sepihak kepada pihak yang dianggap 
bersalah tanpa melalui prosedur hukum yang resmi. Fenomena ini kerap muncul di 
tengah masyarakat sebagai respons atas ketidakpuasan terhadap kinerja sistem 
peradilan, kurangnya efektivitas penegakan hukum, serta dorongan emosional 
seperti marah dan sakit hati.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui faktor 
apakah yang menjadi penyebab terjadinya tindakan main hakim sendiri 
(Eigenrichting) yang mengakibatkan kematian di Kabupaten Malaka. (2) Untuk 
mengetahui bagaimanakah upaya penanggulangan terhadap tindakan main hakim 
sendiri (Eigenrichting) yang mengakibatkan kematian di Kabupaten Malaka.
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan metode 
pendekatan kualitatif sehingga didasari dengan data yang diperoleh di lapangan 
melalui wawancara terhadap 3 responden. Data ini dianalisis secara deskriptif 
kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) faktor penyebab terjadinya
tindakan main hakim sendiri (Eigenrichting) yang mengakibatkan kematian di 
Kabupaten Malaka yaitu faktor internal (emosi dan sakit hati, rendahnya tingkat 
pendidikan dan kesadaran hukum, serta hilangnya kepercayaan terhadap aparat
penegak hukum) dan faktor eksternal (lemahnya penegakan hukum, letak geografis 
yang terpencil, faktor lingkungan, dan faktor sosial dan budaya). (2) Upaya 
penanggulangan terhadap tindakan main hakim sendiri (Eigenrichting) yang 
mengakibatkan kematian di Kabupaten Malaka yang dilakukan oleh pihak 
kepolisian resor Malaka adalah Upaya Preventif (pelaksanaan patroli secara rutin, 
himbauan dan penyuluhan hukum) dan Upaya Represif (Penegakan hukum dan 
tindakan tegas, pengamanan TKP dan Penanganan korban, penyelidikan dan 
pengumpulan bukti, pendampingan dan perlindungan bagi pelaku anak). 
Berdasarkan peneelitian ini peneliti memberikan saran bagi pihak kepolisian resor 
Malaka untuk membangun dan memperkuat relasi serta masyarakat perlu 
mendukung peran porles Malaka.
Kata Kunci : Kriminologi; Main Hakim Sendiri; Faktor Penyebab; 
Penanggulangan; Kabupaten Malaka</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2102010071]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250725]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Kor A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34666]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-29 15:10:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-30 10:08:04]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>