<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34673">
<titleInfo>
<title><![CDATA[TUGAS BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM KOTA KUPANG DALAM  PENGAWASAN DESAIN DAN PENGGUNAAN BALIHO CALON LEGISLATIF  PADA PEMILU 2024-2029]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IMANUEL VIRGIAWAN LISTANTO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yosef M Monteiro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mario A. Lawung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hernimus Ratu Udju</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MARIO A. LAWUNG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yosef M Monteiro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 46 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kupang adalah lembaga yang bertugas 
untuk mengawasi jalannya Proses Pemilihan Umum di Kota Kupang. Rumusan Masalah dalam 
Penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah Pelaksanaan Tugas Badan Pengawas Pemilihan Umum 
Kota Kupang dalam mengawasi desain baliho calon legislatif pada Pemilu 2024-2029? (2) Apa 
yang menjadi faktor penghambat dalam pelaksanaan tugas Badan Pengawas Pemilihan Umum 
Kota Kupang dalam mengawasi desain baliho calon legislatif pada pemilu 2024-2029?
Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris yang bersifat kualitatif, dan populasi 
dalam penelitian ini terdiri dari, Ketua Bawaslu Kota Kupang 1 orang, Kepala Divisi Bawaslu 
Kota Kupang 1 orang, dan Peserta Pemilih (masyarakat) 3 orang. Setelah data diperoleh, 
peneliti akan mengelompokan data berdasarkan sumber data dan menganalisanya untuk 
mendapatkan jawaban dari rumusan masalah dalam penelitian ini. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Tugas Badan Pengawas Pemilihan Umum adalah 
memastikan desain baliho memperhatikan unsur kampanye dan citra diri sesuai Peraturan 
Bawaslu Nomor 33 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum dan setiap 
peserta pemilu (calon legislatif) mentaati desain dan lokasi pemasangan plat peraga yang di 
larang dalam Peraturan Bawaslu Nomor 33 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye 
Pemilihan Umum. (2) Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Bawaslu mengalami beberapa faktor 
yang menjadi penghambat yaitu keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya sosialisasi 
terhadap peserta pemilih (masyarakat) sehingga pengawasan desain baliho tidak berjalan 
dengan baik, karena cakupan wilayah kerja yang luas dengan anggota Bawaslu yang kurang.
Saran dari penulis dalam penelitian ini yakni perlu adanya penguatan kapasitas pengawasan 
dengan memperluas koordinasi bersama KPU, Satpol PP, Sosialisasi yang lebih masif dan 
kreatif kepada peserta pemilu dan masyarakat mengenai aturan desain baliho agar mencegah 
pelanggaran sejak dini, dan memberikan sanksi hukum yang lebih berat bila pelanggaran terkait 
desaian baliho dilakukan secara sengaja oleh peserta pemilu, dan penerapan teknologi 
informasi, seperti aplikasi pelaporan pelanggaran visual oleh masyarakat secara real-time, 
untuk mendukung kinerja bawaslu. 
Kata Kunci: Tugas, Badan Pengawas Pemilihan Umum, Desain, Baliho, Calon Legislatif</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2102010179]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250711]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Lis T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara-6.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34673]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-30 04:26:33]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-30 13:53:38]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>