<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34780">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) Pada Objek Wisata Pantai Tongke Lima Desa Aimoli Kecamatan Alor Barat Laut Kabupaten Alor]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Adjie Gananda Djou</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFRED OMRI ENA MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ajis Salim Adang Djaha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ajis Salim Adang Djaha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Alfered Omri Ena Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mariayani O. Rene</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 119 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pola pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) pada objek wisata Pantai Tongke Lima, Desa Aimoli, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian adalah Pantai Tongke Lima, Desa Aimoli, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposif sampling dan aksidental. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi dan memahami implementasi kriteria CBT, termasuk partisipasi masyarakat, manfaat ekonomi, serta pelestarian budaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Partisipasi masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata alam Pantai Tongke Lima sudah diterapkan, masyarakat setempat dilibatkan mulai dari proses perencanaan, pengambilan keputusan hingga pelaksanaannya. 2) manfaat ekonomi dalam pengembangan destinasi wisata diperoleh masyarakat lokal melalui pemanfaatan potensi keindahan alam sebagai magnet utama pariwisata, serta melalui penjualan snak dan kelapa namun pelaksanaanya menyesuaikan dengan intensitas pengunjung. Dari segi infrastruktur di destinasi wisata Pantai Tongke Lima juga masih belum memadai untuk mendorong kegiatan kepariwisataan yang lebih menghasilkan niai ekonomi tiinggi. 3) Pelestarian Budaya Lokal oleh masyarakat juga dijaga melalui pemeragaan tradisi tarian Holneg-holeng oleh masyarakat sekitar pada saat kegiatan bersama dengan pemerintah. Namun dalam kaitannya dengan pengelolaan wisata di pantai Tongke Lima, masyarakat belum optimal dalam mengenalkan budaya lokal kepada pengunjung yang datang setiap hari. Tarian Holeng-Holeng hanya ditampilkan pada saat di lokasi wisata diadakan kegiatan bersama antara masyarakat dengan pemerintah sebagai simbol kebudayaan. Hal ini menunjukan belum adanya integrasi antara pengelolaan wisata dengan upaya pengenalan budaya lokal kepada para wisatawan.

Kata kunci: Community Based Tourism, Pantai Tongke Lima, Pengelolaan Wisata.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803010163]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250626]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 Djo P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[phpThumb.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34780]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-07 11:21:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-13 10:32:41]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>