<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34846">
<titleInfo>
<title><![CDATA[SEJARAH PERLAWANAN RAKYAT TUWA BOTAN MELAWAN BELANDA DI BAWAH PIMPINAN DEMON OLAN TAHUN 1911]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siti Sara Binti Gani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FLAFIUS SELFIANUS RATO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANDREAS ANDE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Andreas Ande</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Delsy A. Dethan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>FLAFIUS SELFIANUS RATO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi-66]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Siti Sara Binti Gani, Nim: 2101090020, menulis skripsi dengan judul Sejarah perlawanan rakyat Tuwa Botan melawan Belanda di bawah pimpinan Demon Olan tahun (1911), masalah dalam penelitian ini adalah banyak generasi muda di Adonara yang tidak mengetahui tentang sejarah perlawanan rakyat Tuwa Botan yang pernah terjadi di wilayah Adonara Barat. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengetahui sejarah perlawanan rakyat Tuwa Botan melawan Belanda di bawah pimpinan Demon Olan. Jenis penelitian dalam kajian ini adalah penelitian history. Lokasi dari penelitian adalah wilayah bekas wilayah Tuwa Botan yang sekarang masuk dalam wilayah Desa Waiwadan, Kecamatan Adonara Barat. Teknik penentuan informan yaitu purposive Sampling. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis historis. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perlawanan Rakyat Tuwa Botan melawan Belanda dilatarbelakangi oleh tiga penyebab yaitu penagihan pajak oleh pemerintahan Belanda yang sangat tinggi, pajak tidak dilunasi Belanda melakukan penyiksaan terhadap rakyat Tuwa Botan, rakyat Tuwa Botan merasa sangat menderita ditambah kondisi pada saat itu rakyat mengalami kesulitan uang. (2) sebelum turun berlawan kedua belah pihak melakukan ritual baun lolon untuk meminta kekuatan dan restu leluhur. Saat perlawanan berlangsung kedua belah pihak meminta bala bantuan, hingga bantuan dari desa-desa di sekitar termasuk Raja Larantuka melalui Kakan Libu, Taun Puli, Gelalang Rapok sedangkan Demon Olan meminta bantuan para pejuang dari desa sekitar Tuwa Botan seperti Bolo dan Waiwadan. Pada saat terjadinya perlawanan yang sangat sengit sehingga membuat pasukan Tuwa Botan kalah. (3) dampak dari perlawanan rakyat Tuwa Botan yakni banyak sekali korban jiwa, perampasan dan pengurasan harta benda serta hilangnya masa depan yang terkena dampak perlawanan ini dan pihak Tuwa Botan harus mengalami kekalahan dari pihak Belanda.

Kata Kunci : Sejarah; Perlawanan; Rakyat; Dampak</note>
<classification><![CDATA[872.01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[2101090020]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250625]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.01 Gan S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_sejarah.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34846]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-22 13:18:26]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-25 13:16:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>