<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="34853">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perlindungan Hukum  Terhadap Anak Korban Perundungan (Bullying)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FLORA APRILIANA MANILANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAROLUS KOPONG MEDAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSALIND ANGEL FANGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Karolus Kopong Medan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 74 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Di Indonesia tindakan perundungan yang dikategorikan sebagai suatu perbuatan pidana tidak diatur secara eksplisit dalam perundang-undangan. Untuk itu dalam penelitian ini, peneliti ingin membahas mengenai bagaimanakah pengaturan hukum bagi tindak pidana perundungan (bullying) terhadap anak menurut perundang-undangan di Indonesia dan bentuk perlindungan hukum bagi anak korban tindak pidana perundungan (bullying). Tujuannya adalah untuk dapat mengetahui dan menjelaskan mengenai pengaturan hukum bagi tindak pidana perundungan (bullying)terhadap anak dan bentuk perlindungan apa yang diberikan hukum terhadap anak korban perundungan (bullying) dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Pada penelitian ini peneliti mengunakan penelitan normatif. Jenis penelitain dalam penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual dan perundang-undangan yaitu untuk menggambarkan dan menganalisis permaslahan yang ditemukan. Penlitian normatif ini didasarkan pada data sekunder yang menggunakan bahan hukum primer dan sekunder, bahan hukum primer berasal dari peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan permasalahan yang diteliti sedangkan bahan hukum sekunder berasal dari buku atau jurnal hukum, artikel dan sumber bacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam peraturan perundang-undangan, suatu tindak perundungan dalam peraturan pidana tidak diatur secara khusus sehingga dalam proses pemidanaan terhadap suatu kasus perundungan Majelis Hakim perlu memperhatikan jenis dari tindak perundungan tersebut kemudian menentukan perundang-undangan yang sesuai. Dalam hal perlindungan terhadap korban perundungan peraturan pidana yang mengatur tentang tindakan-tindakan yang dilarang dan tergolong dalam suatu tindak pidana pada umumnya hanya mengatur tentang hak korban atas restitusi atau ganti kerugian, tetapi tidak mengatur tentang hak-hak khusus terhadap perlindungan psikis korban.

Kata Kunci : Anak, Korban, Perundungan, Perlindungan Hukum</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010230]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250616]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 MAN P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="36220" url="" path="/74201-S1-1802010230-2025-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Perlindungan Hukum  Terhadap Anak Korban Perundungan (Bullying)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[34853]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-24 15:41:24]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-24 15:41:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>