<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35254">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Heat Treatment Pada Mata Pisau Alat Penghancur Arang Biomasa Untuk Meningkatkan Nilai Kekerasan Dengfan Variai Temperatur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agustinus Otu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JAHIRWAN UT JASRON</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JACK CAROL ADOLF PAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Verdy Ariyanto Koehuan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adi Yermia Tobe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rima Nindia Selan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi-37 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan dunia industri tidak akan lepas dari pemanfaatan logam terutama baja. Hal ini terbukti dengan banyaknya penggunaan baja pada berbagai komponen-komponen mesin, bahan kerja dan konstruksi bangunan, baik dalam bentuk pelat, lembaran, pipa dan sebagainya. Kerusakan yang sering terjadi dalam pengaplikasian baja ST 41 adalah keausan. Keausan terjadi akibat pengaruh dari gaya luar berupa gesekan dan merupakan faktor yang paling dominan dalam kerusakan fungsi permesinan. Akibatnya, usia pakai dan performa berbagai komponen mesin berkurang serta secara tidak langsung akan meningkatkan biaya perawatan. Kemajuan bidang industri tidak terlepas dari perkembangan industri perkakas atau pandai besi besar maupun kecil meningkatkan persyaratan penggunaan baja keras yang dibutuhkan oleh konsumen. Permintaan masyarakat akan teknologi pengerasan logam ini semakin meningkat, maka peneliti telah mencoba untuk mengaplikasikan pengetahuan tentang pengerasan logam pada pisau dengan bahan baja karbon rendah. Perlakuan panas mempunyai tujuan meningkatkan keuletan, menghilangkan tegangan internal, menghaluskan butir kristal, meningkatkan kekerasan, meningkatkan tegangan tarik logam dan sebagainya. Penelitian ini menunjukkan bahwa Heat Treatment dengan temperatur yang berbeda dan media pendingin yang berbeda dapat mempengaruhi kekerasan baja karbon rendah secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan baja karbon rendah tertinggi diperoleh pada temperatur 950°C dengan media pendingin oli, yaitu sebesar 44,30 HRC. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan temperatur dan media pendinginan yang tepat dapat meningkatkan kekerasan baja karbon rendah secara optimal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa proses pemanasan oven dapat dikontrol dan diprediksi dengan baik, sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk proses pemanasan selanjutnya.
Kata Kunci: Baja Karbon Rendah, Perlakuan Panas, Suhu, Uji Kekerasan</note>
<classification><![CDATA[632.11]]></classification><ministry><![CDATA[21201]]></ministry><studentID><![CDATA[1806020114]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250630]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Mesin]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.11 Sin h]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI_mesin_%282%29.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[35254]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-16 17:25:21]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-17 10:50:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>