<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35297">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN  MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS  (AHP) DI KOTA KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CLARITA TU AUNI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>REMIGILDUS CORNELIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>John H. Frans</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Andi Kumalawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Remigildus Cornelis</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>John H. Frans, ST, MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV+198 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Jalan adalah prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan perekonomian, baik antara satu kota dengan kota lainnya, antara kota dan desa, antara satu desa dengan desa lainnya. Kondisi jalan yang baik akan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan tersebut. Pelaksanaan penanganan jalan di Kota Kupang , masih banyaknya jalan yang belum mendapat penanganan baik pemeliharaan maupun peningkatan, aspirasi masyarakat melalui Musrenbang di tingkat desa dan kecamatan hanya sebagian kecil yang direalisasikan dalam APBD karena terbatasnya anggaran APBD dan penentuan skala prioritas yang telah dilakuakan selama ini masih didominasi kebijakan pengambil keputusan dalam menetapkan kebijakan yaitu memprioritaskan penanganan proyek jalan yang belum mendapat penanganan dengan mengesampingkan kriteria teknis, manfaat dan biaya. Dengan demikian perlu adanya metode penentuan prioritas penanganan jalan sesuai kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode Anlytical Hierarchy Process (AHP), dengan menjadikan kondisi jalan, kelas jalan, tata guna lahan, aksesibilitas, fasilitas sosial dan pengembangan wilayah sebagai kriteria pilihan. Hasil tabulasi data dari kuisioner diolah dengan menggunakan Epert Choice. Berdasarkan hasil penelitian yang dialkukan, didapatkan bahwa kriteria yang paling berpengaruh atau dominan terhadap urutan prioritas alternatif adalah kriteria kondisi jalan dengan bobot kriteria sebesar 0,234 kemudian kriteria aksesibilitas dengan bobot 0,195, kriteria tata guna lahan dengan bobot 0,165, kriteria pegembangan wilayah dengan bobot 0,166, kriteria kelas jalan dengan bobott 0,128 dan kriteria kondisi sosial dengan bobot 0,110. Kemudian didapatkan bahwa urutan prioritas tertinggi pada jalan Gor Flobamora dengan bobot nilai sebesar 0,111 dan urutan prioritas terendah pada jalan Bajawa dengan bobot sebesar 0,900. 
Kata kunci: Analisis, Skala Prioritas,  Analytical Hierarchy Process   (AHP), Kota Kupang</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1806010143]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250626]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 AUN A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_teknik_sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[35297]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-20 19:07:01]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-21 13:24:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>