<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35339">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Keanekaragaman Jenis Kelelawar (Chiroptera) Di, Taman Nasional Kelimutu]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>GABRIEL ALEXANDRO TONDA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FADLAN.PRAMATANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mhd Muhajir Hasibuan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>FADLAN P.RAMATANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>PAMONA SILVIA SINAGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Muhammad Muhajir Hasibuan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 47 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kelelawar (chiroptera) merupakan satu satunya jenis mamalia yang bisa terbang. Kelelawar memiliki mobilitas tinggi di dalam aktivitas mencari makanan seperti bunga, buah, nektar, dan serangga pada malam hari. Indonesia memiliki beberapa jenis kelelawar yang tersebar luas dibeberapa pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Dalam hal ini Taman Nasional Kelimutu memiliki berbagai habitat potensial bagi flora dan fauna yang dapat mendukung kehidupan kelelawar. Informasi mengenai kelelawar yang terdapat di Taman Nasional Kelimutu belum tersedia sampai saat ini, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi/data awal mengenai jenis kelelawar di Taman Nasional Kelimutu. Sehingga diharapkan data-data tersebut dapat bermanfaat bagi pihak instansi dan masyarakat umum sebagai data awal tentang jenis kelelawar (Chiroptera) di Taman Nasional Kelimutu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keanekaragaman jenis kelelawar (Chiroptera) baik nama spesies, nama lokal, dan nama famili pada Taman Nasional Kelimutu. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dengan menggunakan alat seperti Harpa dan Misnet dan analisi vegetasi. hasil penelitian menunjukan bahwa jenis terbanyak yaitu Codot nusatenggara (Chinopterus nusatenggara) sebanyak 35 individu dengan lokasi temuan tertinggi yaitu resor Wolojita sebanyak 12 individu. Sementara untuk jenis yang paling sedikit ditemukan yaitu Lasiwen biasa (Myotis muricola) dengan total keseluruhan penemuan pada kelima lokasi sebanyak 14 individu hal ini menujukan masing-masing lokasi sangat berfariasi keanekaragamannya. kelelawar yang didapat ini memiliki kategori status Least Concern (LC), meskipun saat ini keempat jenis kelelawar ini tidak menghadapi ancaman kepunahan yang serius di alam liar, namun tetap penting untuk menjaga habitatnya agar tetap stabil.

Kata kunci: Taman Nasional Kelimutu, Kelelawar, Keanekaragaman Jenis</note>
<classification><![CDATA[542.51]]></classification><ministry><![CDATA[54251]]></ministry><studentID><![CDATA[2004070061]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250725]]></identifier><departementID><![CDATA[Kehutanan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.51 Ton K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[prodi-kehutanan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[35339]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-22 01:57:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-27 12:42:56]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>