<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35372">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Jagung Di Desa Oebola Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANGELINA MATILDIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DAMIANUS ADAR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Selfius P. N. Nainiti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Selfius P N Nainiti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Damianus Adar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ida Nurwiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 63 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sektor pertanian seperti tanaman pangan dan holtikultura penting sekali di kembangakan oleh petani Indonesia karena memiliki nilai komersial yang tinggi dan mempunyai peran strategis dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah Provinsi NTT, dengan jagung sebagai salah komoditas unggulan yang berada di Desa Oebola Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. Fatuleu merupakan salah satu kecamatan penghasil jagung di Kabupaten Kupang dengan jumlah produksi sebesar 9.108 ton (BPS Kabupaten Kupang, 2022). Sedangkan Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang menempati urutan ke-2 produksi jagung di NTT (BPS Provinsi NTT, 2015-2018). Dengan luas lahan panen jagung sebesar 280.502 ha. Namun terdapat beberapa kendala seperti infrastruktur tidak memadai, benih yang kurang berkualitas, biaya pemasaran yang murah, kurangnya subsidi dari pemerintah terkait dengan benih jagung dan produktivitas yang masih rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usahatani jagung. Metode penelitian lokasi yang digunakan adalah purposive sampling. Lokasi penelitian adalah di Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. Metode penentuan sampel responden adalah metode acak sederhana (simpel random sampling) yang melibatkan 40 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah (1) Analisis Pendapatan untuk mengetahui pendapatan usaha tani jagung di Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. (2) Analisis Kelayakan Usahatani Jagunguntuk mengetahui kelayakan usahatani jagung di Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan usahatani jagung di Desa Oebola adalah sebesar Rp2.856.737,50 per petani atau per luas lahan 0,64 ha sebesar Rp4.552.569,7. Sedangkan penerimaan yang diperoleh sebesar Rp3.809.375,00. Pendapatan usahatani jagung yang diperoleh petani  masih rendah bila dibandingkan dengan pendapatan potensialnya. Sedangkan berdasarakan analisis kelayakan usahatani jagung menunjukan bahwa nilai R/C rasio adalah 6,3; BEP produksi per petani sebesar 190,5 kg dan per hektar adalah 297,7 kg. Sedangkan BEP harga per petani sebesar Rp1.430,88 per kg dan per hektar adalah Rp2.280,3 per kg. Dari hasil analisis penelitian ini dapat disimpulkan bahwa usahatani jagung di Desa Oebola layak untuk dijalankan dan menguntungkan.</note>
<classification><![CDATA[542.01]]></classification><ministry><![CDATA[54201]]></ministry><studentID><![CDATA[2004020103]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250924]]></identifier><departementID><![CDATA[Agribisnis]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.01 MAT A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agribisnis1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[35372]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-23 12:34:09]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-24 12:56:26]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>