<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35414">
<titleInfo>
<title><![CDATA[EVALUASI KINERJA EMBUNG GURIOLA  DI DESA RAENYALE  KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WINI PRISCHILA HABA RADJA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I MADE UDIANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WILHELMUS BUNGANAEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I Made Udiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Wilhelmus Bunganaen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Judi K Nasjono</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI+133 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Timur yang beriklim tropis dengan rata-rata suhu udara maksimum 32,2°C dan suhu udara minimum 24,4°C serta curah hujan 800-1600 mm pertahun. Pada saat musim kemarau beberapa daerah di Kabuipaten Sabu Raijua mengalami kesusahan air untuk pertanian, pertenakan maupun kebutuhan sehari-hari. Pembangunan embung merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan air di musim kemarau.  Di Desa Raenyale Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua telah dibangun 
sebuah embung sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat. Embung ini dibangun pada tahun 2014. Upaya konservasi sumber daya air ini dimaksudkan untuk mendapat air yang cukup dan layak guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan hasil pengamatan, Embung Guriola mengalami penurunan fungsi sehingga dipilih Embung Guriola sebagai subjek penelitian untuk menghetahui sejauh mana kinerja Embung Guriol. Kinerja embung ditinjau dengan menggunakan 
pendekatan terhadap aspek-aspek sebagai berikut : aspek fisik, aspek pemanfaatan, aspek operasional dan pemeliharaan serta aspek manajemen organisasi. Penelitian yang dilakukan untuk meninjau aspek fisik embung dilakukan dengan pengamatan langsung terhadap embung yang ada di lokasi penelitian, sedangkan untuk aspek pemanfaatan, aspek operasional dan pemeliharaan serta aspek manajemen organisasi dilakukan dengan menganalisis hasil jawaban masyarakat pengguna 
embung berdasarkan kuisuoner yang diberikan. Tujuan dilakukan penelitian ini antara lain untuk mengetahui Kinerja Embung Guriola yang ditinjau berdasarkan keempat aspek diatas. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai aspek fisik sebesar 4,05  dengan kondisi baik, nilai aspek pemanfaatan sebesar 4,06 dengan kondisi baik, nilai aspek operasional dan pemeliharaan sebesar 2,37 dengan kondisi tidak baik dan nilai aspek manajemen organisasi sebesar 1,47 dengan kondisi nilai sangat tidak baik. Solusi untuk mengatasi penurunan fungsi embung yaitu rehabilitas komponen embung, melibatkan masyarakat sekitar dalam operasi dan pemeliharaan, sosialisasi dan edukasi tentang pemanfaatan embung serta pembentukan kelompok pengelola air/embung berbasis masyarakat. 

Kata kunci :  Embung, Evaluasi Kinerja, Metode Survey, Metode Analisis, Metode Skala Likert</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1806010096]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250623]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 Rad E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_teknik_sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[35414]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-24 11:41:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-24 14:45:57]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>