<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35488">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kajian Makna Kain Tenun Ikat Lawo Dan Sapu Lu’e Di Desa Borani, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANSISKA FENDANIA WOA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THEODORA  M.C. TUALAKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ariency K. A.  Manu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ariency Kale Ada Manu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>THEODORA  M.C. TUALAKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>NAPSIYANA A. WEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tugas Akhir]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Tugas Akhir]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 46 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Ragam budaya Indonesia merupakan perwujudan dari budaya daerah yang memperkaya  budaya nasional. Salah satu kekayaan ragam budaya nasional dalam berpakaian adalah kain tenun. Kain tenun merupakan ragam hias di Indonesia yang tersebar luas di setiap wilayah nusantara dari Sabang sampai Merauke, dengan ciri motif, corak, warna dan pemaknaan yang beragam. Salah satu penghasil tenun adalah Bajawa, Desa Borani, Kabupaten Ngada. Para penenun di Desa Borani sudah tidak lagi memahami arti dari makna dan fungsi pada kain tenun. Meski mengenal motif, penenun sama sekali tidak mengetahui arti dari makna kain tenun tersebut. Para penenun hanya mengetahui nama nama motif tanpa mengetahui makna dari motif kain tenun tersebut. Saat ini para penenun  hanya mengikuti dari orang tua tanpa mengetahui makna serta nilai fungsi yang terkandung dari tiap-tiap ragam hias penenun hanya mengetahui inti-inti dari proses pembuatan yang mereka lakukan saja. Melihat latar belakang tersebut maka di perlukan penelitian tentang makna motif. Peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh objek penelitian. Penelitian dilakukan pada bulan September 2023. Tujuan Penelitian ini adalah memberikan informasi terkait makna kain tenun ikat Lawo dan Sapu Lu’e kepada masyarakat dan anak muda khususnya penerus Desa Borani. Berdasarkan Penelitian diatas Penulis menyimpulkan bahwa kain tenun yang ada di Desa Borani memiliki tiga motif yaitu motif kuda, motif gajah dan motif kaki ayam.  Kain tenun  di Desa Borani digunakan Pada seperti Upacara Adat reba, upacara kematian, belis nikah, penunjuk status sosial dan penghargaan bagi tamu yang datang. Makna Kain Tenun Desa Borani dikaitkan dengan asal usul Desa Borani serta Kehidupan sehari hari.

Kata Kunci: Makna Motif, Makna Kain Tenun Ikat, fungsi kain tenun ikat.</note>
<classification><![CDATA[904.31]]></classification><ministry><![CDATA[90431]]></ministry><studentID><![CDATA[1906110009]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240627]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Pembuatan Tenun Ikat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[904.31  WOA K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_arsitek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[35488]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-28 13:56:07]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-28 15:29:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>