<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="35491">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perbandingan Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Yang Dipelihara Pada Kedalaman Berbeda Di Perairan Teluk Rote]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KENNY PETER NDUN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIDWAN TOBUKU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yulianus Linggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ridwan Tobuku</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yulianus Linggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Asrianti Djonu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 31 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Rumput laut Kappaphycus alvarezii  merupakan salah satu komoditas utama dalam sektor perikanan budidaya di Indonesia. Salah satu perairan yang berpotensi adalah di Perairan Teluk Rote, yang memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya rumput laut. Kondisi lingkungan yang mendukung, seperti suhu air yang stabil, salinitas yang sesuai, dan arus yang cukup untuk mengurangi sedimentasi pada tanaman serta kedalaman perairan dapat mempengaruhi pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini dilaksanakan selama 45 hari yang bertempat di Perairan Teluk Rote, Pantai Lenaoen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan, P1= Budidaya rumput laut di permukaan dengan kedalaman 20 cm, P2= Budidaya rumput laut di permukaan dengan kedalaman 60 cm, dan P3= Budidaya rumput laut di permukaan dengan kedalaman 100 cm. Dalam penelitian ini bahan uji yang digunakan yaitu rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan berat awal 100 gram dan menggunakan metode budidaya longline. Parameter yang diuji dalam penelitian ini adalah parameter pertumbuhan dan parameter lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedalaman budidaya mmemiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan mutlak K. alvarezii di Perairan Teluk Rote dimana pertumbuhan mutlak tertinggi dicapai pada kedalaman 20 cm dengan nilai 828 g, diikuti oleh kedalaman 60 cm sebesar 667 g, dan kedalaman 100 cm sebesar 545 g. Kondisi lingkungan di kedalaman 20 cm, termasuk suhu optimal (29,5°C), salinitas (32,1 ppt), intensitas cahaya tinggi (sekitar 28.000 lux), serta kecepatan arus yang mendukung (20,5 cm/s), sangat mendukung proses fotosintesis dan metabolisme sehingga mempercepat akumulasi biomassa. Sebaliknya, pada kedalaman yang lebih dalam, penurunan intensitas cahaya, suhu yang lebih rendah, dan arus yang lebih lambat menghambat laju pertumbuhan. Oleh karena itu, pemilihan kedalaman budidaya yang tepat sangat krusial untuk memaksimalkan produktivitas K. alvarezii dan mendukung keberlanjutan usaha budidaya di Teluk Rote.

Kata Kunci: Rumput laut Kappaphycus alvarezii, Teluk Rote</note>
<classification><![CDATA[542.43]]></classification><ministry><![CDATA[54243]]></ministry><studentID><![CDATA[1813010030]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250625]]></identifier><departementID><![CDATA[Budidaya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.43 Ndu P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[35491]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-28 14:18:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-29 12:42:46]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>