<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4254">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Studi Pengaruh  Kedalaman Posisi Jepit Sloof Pada Pemodelan Struktur Bangunan Beton Bertulang Beraturan Akibat Beban Gempa]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Febriani Zesa Teti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DANTJE ARIE TRESNA SINA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Partogi H Simatupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Remigildus Cornelis</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dantje Arie Tresna Sina</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Partogi H Simatupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 84 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Peneliti ingin mengetahui bagaimana pengaruh kedalaman posisi jepit sloof pada suatu bangunan terhadap kinerja bangunan tersebut khususnya dalam menahan beban gempa. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan akibat variasi kedalaman posisi jepit sloof, dalam hal ini parameter yang ditinjau yaitu gaya geser dasar (base shear), gaya dalam momen, simpangan/displacement, serta drift bangunan. Adapun variasi kedalaman jepit yang di pakai yaitu 0 meter, 1 meter, dan 1,5 meter. Selain itu dalam penelitian ini juga divariasikan jumlah bentang serta jumlah lantai. Data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu data spesifik gedung dan nilai respon spektrum yang dipakai berdasarkan SNI-2019. Pemodelan dan analisis struktur bangunan menggunakan software ETABS. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh untuk nilai base shear bangunan dengan kedalaman posisi jepit 0 meter memiliki nilai base shear yang lebih besar dibandingkan bangunan dengan kedalaman posisi jepit 1 meter dan 1,5 meter. Namun pada simpangan/displacement dan drift  bangunan, untuk bangunan dengan kedalaman posisi jepit sloof 0 meter nilainya lebih kecil dibandingkan bangunan dengan keadalaman posisi jepit sloof 1 meter dan 1,5 meter. Nilai displacement dan drift dipengaruhi oleh kinerja bangunan dalam hal menahan beban khususnya beban gempa. Semakin besar kekakuan suatu bangunan, maka semakin kecil displacement dan drift bangunan tersebut sehingga berpengaruh terhadap kinerja bangunan tersebut. Dari penelitian ini diperoleh bahwa terdapat perbandingan terbalik antara base shear dengan displacement dan drift bangunan. Semakin besar nilai base shear, semakin  kecil nilai displacemetn dan drift bangunan tersebut, sehingga semakin baik kinerja bangunan dalam menahan gempa. Saran dari peneliti, untuk penelitian selanjutnya bisa diambil salah satu contoh bangunan sebagai acuan. Dan juga pada penelitian selanjutnya bisa dilanjutkan sampai Detail Engineering Desain (DED). Selain itu pada penelitian selanjutnya juga mungkin  bisa menggunakan software struktur yang lain selain ETABS.

Kata Kunci : Sloof, Geser Dasar, Gaya dalam momen, Simpangan, Drift
Keterangan : 1)Dosen Pembimbing I       2) Dosen Pembimbing II     3)  Mahasiswa</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1606010016]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211119]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 Tet S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5835" url="" path="/22201-1606010016-S1-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Studi Pengaruh  Kedalaman Posisi Jepit Sloof Pada Pemodelan Struktur Bangunan Beton Bertulang Beraturan Akibat Beban Gempa]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_teknik_sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4254]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-19 20:29:51]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-24 15:09:46]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>