<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4259">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Geografi Perilaku Adaptasi Petani Padi Sawah Terhadap Kekeringan Ekstrim Di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>elisabet yanuaria goang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hamza H. Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BELLA THEO TOMI PAMUNGKAS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mikael Samin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hamza H. Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>BELLA THEO TOMI PAMUNGKAS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 90]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi
petani padi sawah terhadap kondisi lingkungan geografis setempat akibat kekeringn
ekstrim tahun 2020 (2) bentuk-bentuk strategi adaptasi petani padi sawah dalam
menghadapi kekeringan ekstrim; (3) peran aktual pemerintah dalam penangan
bencana kekeringan ekstrim di daerah penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode deskripstif, pendekatan kualitatif dan
kuantitatif.. Populasi penelitian ini adalah para petani padi sawah Desa Noelbaki yang
lahan pertanian padi sawahnya mengalami kekeringan, sebanyak 50 Kepala Keluarga.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel acak atau random
sampling atau probability sampling, dengan teknik acak sederhana (simple random
sampling), Besar sampel 30 Kepala Keluarga petani tanaman pangan. Jenis data
berupa data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah kuisioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data
yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian sebagai berikut: (1) persepsi petani padi sawah terhadap kondisi
lingkungan geografis setempat akibat kekeringn ekstrim tahun 2020: lingkungan
geografis dilihat dari beberapa parameter komponen lingkungan fisik tidak kondusif
untuk usaha tani padi: (2) bentuk-bentuk strategi adaptasi yang dilakukan oleh petani
padi sawah menghadapi bencana kekeringan ekstrim tahun 2020 yaitu melalui strategi
adaptasi struktural dan adaptasi Non-struktural: perbaikan jaringan irigasi, pengadaan
sumur bor, perbaikan manajemen pengelolaan air irigasi, dan mengembangkan
varietas dan benih tanaman padi yang berumur genjah, penggunaan aplikasi informasi
iklim untuk memperoleh informasi tentang perubahan iklim, dan mengubah pola
tanam sesuai dengan perubahan siklus atau musim; (3) peran aktual pemerintah dalam
penangan kekeringan ekstrim di Desa Noelbaki, pada saat sebelum terjadinya
kekeringan ekstrim BMKG daerah telah memberikan peringatan dini kepada
masyarakat, khususnya petani padi sawah dan melakukan penyuluhan; pada saat
terjadinya pemerintah memberikan bantuan berupa dua buah sumur bor untuk dua
kelompok tani di Desa Noelbaki; pada pasca bencana kekeringaan belum dilakukan
kegiatan untuk penguatan kapasitas adaptasi petani padi sawah untuk menghadapi
kekeringan ekstrim di masa mendatang

Kata kunci: perilaku adaptasi, kekeringan, petani padi sawah, Noelbaki</note>
<classification><![CDATA[872.02]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[1601100125]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221001]]></identifier><departementID><![CDATA[pendidikan geografi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02 GOA T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6289" url="" path="/87202-S1-1601100125-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tinjauan Geografi Perilaku Adaptasi Petani Padi Sawah Terhadap Kekeringan Ekstrim Di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Geografi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4259]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-19 21:23:04]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-24 14:09:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>