<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4337">
<titleInfo>
<title><![CDATA[CORONA DALAM MEDIA DARING (Analisis Isi Pemberitaan pada Detik.com)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ruth Beatrie Naomi Botha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mariana A. N. Letuna</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mariana A. N. Letuna</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ferly Tanggu Hana, S.Si.,M.Comn</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Petrus Ana Andung, S.Sos, M.Si - 19740207 200801 1 012</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Petrus Ana Andung, S.Sos, M.Si - 19740207 200801 1 012</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>1.	Mariana A. N. Letuna, S.Sos., MA - 19840818 200912 2 002</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 188 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tercatat Indonesia dan 223 negara lainnya telah terkena virus corona. Berdasarkan data per 18 Januari 2022, total kasus ¬COVID-19 di Indonesia sebanyak 4.273.0783 kasus, dengan total kematian sebanyak 144.183 orang. Pada situasi ini, media pun memegang peranan penting dalam menangani virus corona lewat pemberitaannya. Dengan menggunakan metode analisis isi, penelitian ini dibuat untuk melihat kecenderungan pemberitaan di Detik.com terkait virus corona, pada masa awal pandemi terjadi di Indonesia. Terdapat lima kategori yang ditelaah dalam suatu pemberitaan, di antaranya; 1. sumber berita, dengan hasil menunjukkan 13% pemberitaan bersumber dari dokumen tertulis, 17% dari media elektronik, dan 70% bersumber dari people trail. 2. Narasumber, yang mana 47% berasal dari pihak birokrat, 17% dari pejabat humas,  dan 10% dari pihak politisi. 9% lainnya bersumber dari para ilmuwan, dan 17% menggunakan narasumber dari kalangan masyarakat. 3. Jenis Liputan, menunjukkan 80% pemberitaan menggunakan jenis liputan pendek, 14% menggunakan liputan panjang, dan liputan langsung dipakai dalam 6% pemberitaan. 4. Fokus Pemberitaan, dengan tema berita terkait virus corona muncul 11%, tentang kasus COVID-19 sebesar 26%, dan 20% berikutnya tentang kebijakan pemerintah, serta 7% berita fokus mengangkat tentang masyarakat yang terkena dampak dari virus corona, kebijakan pemerintah/lembaga/perusahaan. Berita dengan fokus tentang pendapat ahli diangkat pada 20% pemberitaan, dan 13% lainnya tentang kabar bohong. 5. Penggunaan bahasa, di mana 64% pemberitaan menggunakan bahasa Indonesia, 12% pemberitaan menggunakan bahasa asing diikuti padanan katanya dalam bahasa Indonesia. 20% menggunakan bahasa asing tanpa diikuti padanan katanya, dan 4% memakai bahasa prokem Indonesia tanpa diikuti padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Hasil ini menunjukkan bila pemberitaan di Detik.com cenderung bersumber dari manusia (people trail), dengan pihak birokrat sebagai informan terbanyak. Untuk penulisan berita cenderung menggunakan jenis liputan pendek dan menggunakan bahasa Indonesia, dengan fokus pemberitaan terbanyak tentang
kasus COVID-19. 

Kata Kunci: Virus Corona, Kecenderungan, Media Daring, Analisis Isi</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[1603050079]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220112]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[1]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Bot C]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5927" url="" path="/70201-S1-1603050079-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[CORONA DALAM MEDIA DARING (Analisis Isi Pemberitaan pada Detik.com)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4337]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-20 18:12:41]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-20 15:45:40]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>