<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4381">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Hubungan Keberadaan Tempat Perindukan Nyamuk Aedes Aegypti, Kepadatan Jentik Dan Pemberantasan Sarang Nyamuk Dengankejadian Demam Berdarah Dengue Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Tahun 2020]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yeni Horo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PIUS WERAMAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agus Setyobudi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agus Setyobudi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imelda F. E. Manurung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Pius Weraman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 62 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Demam berdarah merupakan penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, dan merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia karena sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) dengan angka kematian yang tinggi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus Demam Berdarah Dengue yang cukup tinggi dan sering terjadi KLB.Data kasus DBD di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang  pada tahun 2018 di dapati 17 kasus, tahun 2019 didapati 49 kasus dan tahun 2020, 109 kasus. Berbagai upaya dan program pencegahan telah dilakukan, namun kasus DBD terus meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan keberadaan tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti, kepadatan jentik dan pemberantasan sarang nyamuk dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di wilayah Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 95 KK yang diambil menggunakan Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling menggunakan rumus Lameshow. Analisis data yang digunakan adalah dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue adalah keberadaan jentik nyamuk (p-value = 0,005), pemberantasan sarang nyamuk (p-value= 0,014) dan gambaran kepadatan jentik terdapat HI = 42,1 CI=21,25 BI=71,75 dari hasil tersebut dapat dikategorikan kepadatan tinggi. Agar dapat memberantas jentik nyamuk dapat dilakukan dengan gerakan 3 M Plus yaitu menguras, menutup dan mengubur. Plusnya yaitu menggunakan obat nyamuk, memakai kelambu, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk.

Kata Kunci : Aedes aegypti, Kejadian DBD, Kelurahan Oesapa, Kota Kupang Pustaka     : 35 (2017-2020)</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1638010042]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211119]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 Kue S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5988" url="" path="/132.01-1638010042-S1-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Hubungan Keberadaan Tempat Perindukan Nyamuk Aedes Aegypti, Kepadatan Jentik Dan Pemberantasan Sarang Nyamuk Dengankejadian Demam Berdarah Dengue Di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Tahun 2020]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI_PRODI_IKM.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4381]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-21 10:41:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-26 21:26:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>