<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4577">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pemanfaatan Kombinasi Macam Sumber Zat Pengatur Tumbuh Botanik Dan Pupuk Organik Bokashi Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Indry Ningsih Ningthyas Hilungara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELIAS STEFANUS O NGURU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yenny Raja Kana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Effy Roefaida</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Elias Stefanus O Nguru</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yenny Raja Kana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV+69]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tomat merupakan tanaman yang banyak digemari dan dikembangkan di
Indonesia. Di NTT, produktivitas tanaman tomat tiap tahunnya mengalami
fluktuatif, karena pertumbuhannya yang cukup lambat. Salah satu cara untuk
mempercepat pertumbuhan tomat adalah dengan pemberian zat pengatur
tumbuh. Zat pengatur tumbuh tanaman adalah zat kimia indogen dan atau exogen
yang memacu pertumbuhan tanaman. Upaya memacu pertumbuhan tanaman
melalui pemanfaatan zat pengatur tumbuh, harus pula diikuti dengan upaya
memenuhi kebutuhan hara tanaman, melalui upaya pemupukan yakni bokashi
ampas tahu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh interaksi
pemanfaatan kombinasi macam sumber zat pengatur tumbuh botanik dan pupuk
organik ampas tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian
dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap dua faktorial dengan faktor
pertama 0% ZPT, 50% ekstrak bawang merah, 50% air kelapa dan faktor kedua
yakni bokashi ampas tahu 0 g/tanaman, 100 g/tanaman, 200 g/tanaman, 300
g/tanaman. Data hasil pengukuran dianalisis dengan analisis ragam dan
dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT. Peubah pengamatan adalah tinggi tanaman,
jumlah daun, hari berbunga, jumlah cabang produktif, total buah dan bobot buah
tomat. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada interaksi antara macam zat
pengatur tumbuh dan bokashi ampas tahu terhadap tinggi tanaman, jumlah daun,
jumlah cabang produktif, jumlah total buah, bobot buah tanaman tomat dan
berpengaruh nyata terhadap hari berbunga. Pemberian macam zat pengatur
tumbuh dan bokashi ampas tahu dapat meningkatkan pertumbuhan bagian
vegetatif dan cenderung menurunkan hasil tanaman tomat. Pemberian bokashi
ampas tahu 100g/tanaman (T1) merupakan perlakuan terbaik terhadap jumlah
total buah dan bobot buah tanaman tomat berturut-turut 7.33 buah tiap tanaman
dan 323.44 gram bobot segar buah panen tiap tanaman dan perlakuan tanpa
pemberian ZPT (Z0) dapat meningkatkan jumlah dan bobot buah tanaman tomat
berturut-turut 7.08 buah tiap tanaman dan 301.50 gram bobot segar buah panen
tiap tanaman.

Kata Kunci: Bokashi Ampas Tahu Tomat, Hasil Tanaman Tomat, Pertumbuhan Tanaman Tomat, Zat Pengatur Tumbuh.</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1704060059]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211230]]></identifier><departementID><![CDATA[AGROTEKNOLOGI]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 HIL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6273" url="" path="/542.11-S1-1704060059-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pemanfaatan Kombinasi Macam Sumber Zat Pengatur Tumbuh Botanik Dan Pupuk Organik Bokashi Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[AGROTEK.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4577]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-24 12:18:56]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-28 06:40:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>