<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4620">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Identifikasi Serangga Yang Berpotensi Sebagai Musuh Alami Pada Areal Pertanaman Jagung Di Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ESROM SEREH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIKA LUDJI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINA ETIN NAHAS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Titik Sri Harini</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rika Ludji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agustina Etin Nahas</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVII+53 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga yang
berpotensi sebagai musuh alami pada areal pertanaman jagung di Kelurahan
Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Penelitian ini telah
dilakukan dari bulan November 2020 sampai Januari 2021. Metode yang digunakan
yaitu survei dengan teknik pengamatan secara langsung pada areal pertanaman
jagung. Pengambilan sampel dari berbagai perangkap, yaitu perangkap kuning (Stiky
trap) dan jaring serangga (Swee net). Pengamatan dilakukan setiap satu minggu sekali
dimulai sejak tanaman jagung berumur empat belas hari setelah tanam sampai
tanaman memasuki fase generatif. Serangga yang ditemukan di lokasi penelitian
didokumentasikan menggunakan kamera HP dan alat bantu Microlens sehingga dapat
memperjelas gambar musuh alami yang berukuran sangat kecil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis-jenis musuh alami yang
ditemukan pada areal pertanaman jagung milik petani di Kelurahan Lewoleba Timur,
Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata ada dua, yaitu: 1) musuh alami jenis
predator dan 2) musuh alami jenis parasitoid. Musuh alami jenis predator, terdiri
dari: 6 spesies dan 6 famili dari 6 ordo. Ke-6 ordo tersebut, yaitu: 1) Orthoptera; 2)
Mantodea; 3) Hemiptera; 4) Odonata; 5) Coleoptera; dan 6) Diptera. Sedangkan ke-6
familinya, yaitu: 1) Grylidae; 2) Mantidae; 3) Reduviidae; 4) Libellulidae; 5)
Coccinellidae; dan 6) Asilidae. Musuh alami jenis Parasitoid terdiri dari: dua spesies,
yaitu: 1) Brachymeria lasus ; dan 2) Tetrastichus schoenobii dan dua famili, yaitu: 1)
Ichneumonidae; dan 2) Eulophidae dari satu ordo, yaitu: Hymenoptera. Populasi
musuh alami yang paling banyak ditemukan pada pertanaman jagung, yaitu Kumbang
Koksi (Monochilus sexmaculatus) dari ordo Coleoptera dan famil Coccinelidae
dengan jumlah populasi 320 ekor; diikuti oleh Tetrastichus schoenobii dari ordo
Hymenoptera, famili Eulophidae dengan jumlah populasi 280 ekor; sedangkan
populasi musuh alami paling sedikit, yaitu Pantala flavescens dari ordo Odonata,
family libellulidae, dengan jumlah populasi 15 ekor, dikuti oleh Mantis riligiosa
dari ordo Mantodea, famili Mantidae: 22 ekor; Rhynocoris fuscipes dari ordo
Hemiptera, famili Reduviidae 29 ekor; Brachymeria lasus dari ordo Hymenoptera,
famili Ichneumonidae 28 ekor; Gryllus asimilis dari ordo Orthoptera, famili Grylidae
30 ekor; dan ordo Diptera, famili Asilidae 48 ekor.
Kata Kunci: Identifikasi, musuh alami, tanaman jagung</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1704060122]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211221]]></identifier><departementID><![CDATA[Agroteknologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 SER I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6321" url="" path="/54211-S1-1704060122-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Identifikasi Serangga Yang Berpotensi Sebagai Musuh Alami Pada Areal Pertanaman Jagung Di Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Agrotek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4620]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-24 19:38:24]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-25 17:58:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>