<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4633">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kedudukan Anak Perempuan Dalam Pembagian Harta  Warisan Menurut Hukum Adat Waris Pada Masyarakat  Desa Wailolong Kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WILHELMINA JEDO DATON</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonard Lobo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA L. BRIBIN, S,Pd, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LEONARD LOBO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MARIA L BRIBIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIII+77]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana Pelaksanaan 
pembagian harta warisan menurut hukum adat waris pada masyarakat Desa 
Wailolong Kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores Timur ?(2) Bagaimana 
kedudukan anak perempuan dalam pembagian harta warisan menurut hukum adat 
waris pada masyarakat Desa Wailolong Kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores 
Timur? Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan 
pembagian harta warisan menurut hukum adat waris pada Masyarakat Desa 
Wailolong Kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores Timurr (2) Untuk 
Menderkripsikan kedudukan anak perempuan dalam pembagian harta warisan 
menurut hukum adat waris pada Masyarakat Desa Wailolong Kecamatan Ile Mandiri 
Kabupaten Flores Timur.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian 
Kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah (1) Kepala Desa (2) Kepala Suku 
(3)Tokoh adat .(4) Tokoh perempuan. Sumber data yang dikumpulkan baik dari data 
primer dan data sekunder yang telah diperoleh dari lapangan dalam bentuk kalimat 
jelas, sehingga mudah dipahami. Teknik pengumpulan data yang digunakan 
wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kedudukan anak perempuan dalam 
pembagian harta warisan adalah sebagai ahli waris. Di dalam pembagian harta 
warisan hak anak laki-laki sama dengan hak anak perempuan sebagai ahli waris 
yang sama-sama berhak mendapatkan harta warisan dari orang tua. Di dalam 
pembagian harta warisan yang membagi harta warisan yaitu kedua orang tua kandung 
dan kepala suku sebagai saksi. Dalam pembagian harta warisan anak laki-laki 
mendapatkan tanah ladang, rumah/bagunan maupun benda-benda peninggalan 
budaya lainyaa seperti gading dan alat-alat tradisional, sedangkan anak perempuan 
mendapatkan rumah,tanah pekarangan dan alat-alat tradisonal seperti sarung adat 
perlengkapan menari seperti sisir yang terbuat dari bambu dan kalung tradi Apabila 
dalam keluarga tidak memiliki anak laki-laki dan hanya memiliki anak perempuan 
saja, maka harta warisan orang tua akan diberikan kepada anak perempuan berupa 
bagunan rumah, tanah pekarangan serta alat-alat tradisional, namun perlu mendapat 
restu atau persetujuan dari suku dalam bentuk berita acara yang mengikat.
Kata Kunci : Kedudukan Anak Perempuan, Harta Warisan, Hukum Adat 
Waris.</note>
<classification><![CDATA[87.205]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1701070085]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220111]]></identifier><departementID><![CDATA[PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[87.205 DAT K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6337" url="" path="/87205-S1-1701070085-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Kedudukan Anak Perempuan Dalam Pembagian Harta  Warisan Menurut Hukum Adat Waris Pada Masyarakat  Desa Wailolong Kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4633]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-24 20:41:22]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-27 16:06:05]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>