<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="473">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pemetaan Distribusi Penyebaran Kandungan Radioisotop di Lingkungan Peternakan Sapi di Desa Oefafi Akibat Kontaminasi Radioisotop]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Engkie Aprilus Haga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BARTHOLOMEUS PASANGKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FREDERIKA RAMBU NGANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bartholomeus Pasangka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bernandus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Frederika Rambu Ngana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv+61]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Telah di lakukan penelitian di wilayah peternakan sapi di Desa Oefafi, Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menentukan kisaran cacah radiasi dan temperatur tanah di daerah lingkungan peternakan Sapi Desa Oefafi akibat kontaminasi radioisotop, (2) memetakan penyebaran kandungan radioisotop dan temperatur tanah di daerah lingkungan peternakan Sapi di Desa Ofafi akibat kontaminasi radioisotop beralur dan (3) menghitung luas daerah yang kandungan radioisotopnya tinggi akibat kontaminasi radioisotop. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, survei, analisis dan interpretasi. Data yang di peroleh dalam penelitian adalah nilai cacah radiasi permenit (Cpm), temperatur tanah, elevasi dan data lintang bujur. Data-data ini yang digunakan untuk membuat peta cacah radiasi, peta temperatur tanah. Hasil penelitian ini adalah kisaran cacah radiasi berkisar 11 cpm sampai dengan 29 cpm dan kisaran temperatur tanah 270C sampai dengan 310C. Penyebaran kandungan radioisotop di daerah peternakan sapi di Desa Oefafi, Kabupaten Kupang sudah berbahaya berada di atas dari batas bahaya yang di tetapkan oleh IAEA (International Atomic Energy Agency)  yaitu batas yang di izinkan adalah 4 cpm aturan terbaru (IAEA 2020). Dalam penelitian ini di gunakan aturan terbaru dari IAEA 2020 (International Atomic Energy Agency) untuk pemaparan radiasi dalam waktu yang relatif lama sudah melewati ambang batas yang di perbolehkan yaitu 4 cpm untuk kontaminasi lingkungan, masyarakat umum dan ternak sapi, untuk pemaparan radiasi dalam waktu yang relatif singkat kontaminasi masih berada di bawah dari ambang batas toleransi yaitu 33 cpm digunakan aturan lama IAEA 1986. Kondisi geologi di Desa Oefafi menyebabkan penyebaran kandungan berdasarkan temperatur tidak merata. Dimana penyebaran radioisotop di Desa Oefafi beralur mengikuti alur air  mengalir dari Bukit Setan. Semakin tinggi nilai temperatur tanah maka semakin tinggi nilai cacah radiasinya. Luas daerah penyebaran kandungan radioisotop tinggi di wilayah peternakan Sapi di Desa Oefafi, Kabupaten Kupang adalah 90.000 m2.
Kata kunci : Cacah radiasi; temperatur tanah.</note>
<classification><![CDATA[452.01]]></classification><ministry><![CDATA[45201]]></ministry><studentID><![CDATA[1606060016]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210313]]></identifier><departementID><![CDATA[FISIKA]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[452.01    Haga, P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="867" url="" path="/45201-S1-1606060015-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pemetaan Distribusi Penyebaran Kandungan Radioisotop di Lingkungan Peternakan Sapi di Desa Oefafi Akibat Kontaminasi Radioisotop]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[473]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-05-24 12:45:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-05-27 16:19:12]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>