<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4964">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pertambangan Pasir Laut Ilegal Di Desa Patiala Bawa  Kecamatan Lamboya Kabupten Sumba Barat Ditinjau Dari  Perda Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 4 Tahun 2017  Tentang Rencana Zonasi Wilaya Pesisir Dan Pulau-Pulau  Kecil]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOYOAN KALUMBANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JIMMY PELLO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BHISA VITUS WILHELMUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jimmy Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius Mauritsius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIII+75 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan ketentuan hukum 
tentang pengelolaan di wilayan pesisir dalam kaitan dengan pengelolaan pasir laut, 
Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Pertambangan serta Upaya Penanggulangan. 
Penelitian ini termasuk dalam tipe penelitian hukum yuridis empiris, Metode yang 
digunakan dalam mengumpulkan data yaitu wawancara dan studi dokumentasi. 
Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis kemudian disajikan atau dipaparkan 
secara deskriptif kualitatif.
Hasil dari penelitian mengenai penegakan ketentuan hukum tentang 
pengelolaan pasir laut, Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Pertambangan Pasir Laut 
Ilegal, yakni faktor internal yaitu faktor minimnya Pendidikan, sedangkan faktor 
eksternal yaitu, faktor ekonomi, faktor lemahnya pengawasan dan penegakan 
hukum, faktor kepemilikan modal. Hasil penelitian dari mengenai upaya 
penanggulangan penambangan terhadap pertambangan pasir ilegal di Desa Patiala 
Bawa Kecematan Lamboya Kabupaten Sumba Barat,yakni upaya pre-emtif, upaya 
preventif, upaya repreif. Dari hasil penelitian terdapat beberapa saran yakni, 
disarankan kepada pemerintah pada kehidupan pesisi agar dapat meningkatkan 
kesadaran masyarakat tentang arti penting melestarikan komopene-komponen yang 
ada di wilayah pesisir pantai, disaranakan kepada oknum masyarakat yang 
melakukan pertambangan pasir laut ilegal agar dapat meningkatakan kebutuhan 
ekonomi mereka dengan pekerjaan lain tanpa harus melakukan pertambangan pasir 
laut ilegal yang merusak ekosistem laut, disarankan kepada pemerintah setempat, 
pihak Kepolisian dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, agar selalu 
meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap kasus pertambangan 
pasir laut ilegal.
Kata Kunci: Pertambangan Pasir Laut Ilegal, Zonsai Wilaya Pesisir Dan Pulai- Pulau Kecil</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1702010428]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211216]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 KAL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6775" url="" path="/74201-S1-1702010428-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pertambangan Pasir Laut Ilegal Di Desa Patiala Bawa  Kecamatan Lamboya Kabupten Sumba Barat Ditinjau Dari  Perda Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 4 Tahun 2017  Tentang Rencana Zonasi Wilaya Pesisir Dan Pulau-Pulau  Kecil]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4964]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-27 18:36:39]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-30 00:49:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>