<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5060">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Peranan Bea dan Cukai dalam Upaya Penegakan Hukum Kasus Penyelundupan Minuman Beralkohol dari Timor Leste ke Indonesia di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Jefrianus Mau Leuk</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adrianus Djara Dima</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv+85]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Jefrianus Mau Leuk, Peranan Bea dan Cukai dalam Upaya Penegakan Hukum Kasus Penyelundupan Minuman Beralkohol Di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Dibimbing oleh Aksi Sinurat Sebagai Pembimbing I dan  Rudepel Petrus Leo Sebagai Pembimbing II

Tindak pidana penyelundupan minuman yang mengandung etil alkohol dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang pada akhirnya merugikan negara serta penerus bangsa. Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, bermunculan jenis minuman beralkohol baru. Penegakan hukum dalam arti luas meliputi kegiatan melaksanakan dan menerapkan hukum serta melakukan tindakan hukum terhadap setiap pelanggaran atau pelanggaran hukum. Adapun rumusan masalah penelitian ini, yaitu: (1) Bagaimanakah upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak Bea dan Cukai terhadap tindak pidana penyelundupan minuman beralkohol di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu? (2) Apakah yang menjadi faktor-faktor penghambat dalam memberantas tindak pidana penyelundupan minuman beralkohol di Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu?
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yang bersifat empiris, yang dilakukan di Kantor Bea dan Cukai Atambua, untuk dapat mengumpulkan data primer melalui wawancara kemuadian dianalisis dan ditarik kesimpulannya. 
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh Bea dan Cukai Atambua terhadap kasus penyelundupan minuman beralkohol dianggap belum optimal atau kurang efektif, (2) Faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam memberantas kasus penyelundupan minuman beralkohol yaitu: pertama faktor penegakan hukum, kedua faktor sarana atau fasilitas, ketiga faktor masyarakat, keempat faktor permintaan pasar dan ekonomi masyarakat. 
Solusi dari penelitian adalah kepada pihak Bea dan Cukai Atambua perlu adanya sanksi yang tegas kepada pelaku penyelundupan minuman beralkohol agar memberikan efek jerah kepada pelaku penyelundupan minuman beralkohol dan juga agar Bea dan Cukai Atambua melakukan kerjasama dengan instansi terkait dalam hal penegekan hukum seperti pihak kepolisian. 

Kata Kunci: Peran Bea dan Cukai Atambua, Penegakan Hukum, Faktor-faktor Penghambat, Penyelundupan Minuman Beralkohol</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1602010280]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211215]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Kue S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="6913" url="" path="/74201-S1-1602010280-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Peranan Bea dan Cukai dalam Upaya Penegakan Hukum Kasus Penyelundupan Minuman Beralkohol dari Timor Leste ke Indonesia di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI_COVER_HUKUM.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[5060]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-28 16:36:46]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-01-31 18:04:27]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>