<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5544">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Strategi Pengelolaan Kawasan Wisata Pasir Timbul Mekko Oleh Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Di Kabupaten Flores Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Carolina Bunga Krowin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HENDRIK TODA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ajis Salim Adang Djaha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hendrik Toda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jeny J. Therik</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii+74 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Peranan pariwisata dalam pembangunan secara garis besar berisikan tiga segi yakni segi ekonomis segi kerjasama antar negara, dan segi kebudayaan.Kawasan wisata Pasir timbul Mekko merupakan suatu kawasan wisata milik masyarakat lokal. Suku yang mendiami dusun Mekko ini ialah Suku Bajo. Suku Bajo sebenarnya juga bukan tuan tanah di dusun ini. Namun Suku Bajo yang menjaga tanah Mekko ini. Penelitian yang akan dilakukan ini adalah penelitian deskriptif. Fokus penelitian ini yaitu kapasitas building, penataan obyek wisata, keamanan dan ketertiban. Informan berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Pada penelitian ini penulis menggunakan triangulasi sumber data dan teknik. Berdasarkan hasil wawancara penulis dapat disimpulkan bahwa kemampuan SDM pokdarwis sudah baik. Kelebihan SDM di sana yang paling menonjol adalah kemampuan snorkeling, dimana untuk bisa melakukan aktivitas snorkeling butuh pembelajaran dan pengalaman yang cukup lama sehingga bisa menjadi pemandu selam profesional. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh penulis melihat bahwa sarana prasarana yang ada di kawasan wisata pasir timbul mekko ini belum memadai. Penulis menyimpulkan bahwa keamanan di kawasan wisata pasir timbul mekko sudah cukup baik. Seperti di area wisata Mekko itu sudah dijaga langsung keamananannya oleh pokdarwis dan hansip.Berdasarkan hasil wawancara diatas, maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa ketertiban yang dibuat oleh Pokdarwis mengenai peraturan-peraturan harus ditaati oleh semua pengunjung ketika berkunjung ke wisata pasir timbul mekko, seperti menjaga kebersihan dan juga tata tertib dalam mengantri untuk membeli karcis. Sehingga penulis menarik kesimpulan bahwa kemampuan SDM para pengelola yang masih terbatas, maka dengan demikian harus didampingi langsung dari Dinas Parwiwisata dan Kebudayaan, WWF serta LSM.Sehingga penulis menarik kesimpulan bahwa kemampuan SDM para pengelola yang masih terbatas, maka dengan demikian harus didampingi langsung dari Dinas Parwiwisata dan Kebudayaan, WWF serta LSM.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703010223]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220126]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 KRO S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7501" url="" path="/63201-S-1-1703010223-2022-Skripsi.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Strategi Pengelolaan Kawasan Wisata Pasir Timbul Mekko Oleh Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Di Kabupaten Flores]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[5544]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-01 13:48:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-13 12:24:05]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>