<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5689">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kajian Geografi Budaya Terhadap Tradisi Keo Rado Masyarakat Adat Tololela Di Desa Manubhara Kecamatan Inerie Kabupaten Ngada]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Karolina Susana Afra Anu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Natalia Adel H. N Mari, S.Pd, M. Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sunimbar, S.Pd., M.Pd.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunimbar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Natalia Adel H. N Mari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pandangan masyarakat adat Tololela terhadap ritual Keo Rado; (2) mengetahui tahapan pelaksanaan ritual Keo Rado; (3) mengetahui komponen komunitas masyarakat yang terlibat dalam ritual Keo Rado; (4) mensintesis terpolanya tradisi Keo Rado dari sudut pandang geografi budaya; dan (5) menganalisis nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ritual Keo Rado. Jenis penelitian ditilik dari tingkat eksplanasinya adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan ditentukan secara sengaja, berjumlah enam orang. Sumber data berasal dari data primer dan data sekunder.  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Pengolahan data melalui pengumpulan data, editing data, tabulasi data, dan verifikasi data, Keabsahan data dengan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif kualitatif interpretatif. Dalam meneliti ritual Keo Rado peneliti menggunakan pendekatan ekologis dan spasial. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) makna mata golo menurut masyarakat adat Tololela adalah mati karena adanya disharmonisasi relasi vertikal dengan Sang Ilahi karena perbuatan seseorang sehingga mudah dipengaruhi oleh roh jahat dan seseorang mengalami kematian tidak wajar seperti jatuh dari pohon, dibunuh orang, kecelakaan lalu lintas, tenggelam, di santet, dan sejenisnya; (2) tahapan pelaksanaan ritual Keo Rado: tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir;  (3) komunitas masyarakat yang terlibat dalam ritual Keo Rado adalah Mali, keluarga inti, keluarga luas, dan masyarakat umum. (4) sudut pandang geografi budaya, terpolanya tradisi Keo Rado adalah adanya asosiasi antara komponen lingkungan manusia, fitur budaya sebagai produk gagasan, nilai, dan kebendaan; komponen lingkungan hayati, komponen lingkungan fisik. (5) nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ritual Keo Rado adalah cinta dan kesetiaan kepada Tuhan, sesama, dan alam, menjamin terwujudnya relasi yang baik dan benar, yang bermuara kepada kesejahteraan hidup bersama.</note>
<classification><![CDATA[872.02]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[1621100018]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220321]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Geografi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02 Anu K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7672" url="" path="/87202-S1-1621100018-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Kajian Geografi Budaya Terhadap Tradisi Keo Rado Masyarakat Adat Tololela Di Desa Manubhara Kecamatan Inerie Kabupaten Ngada]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi-FKIP-Geografi.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[5689]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-11 10:48:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-11 12:37:19]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>