<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5880">
<titleInfo>
<title><![CDATA[“Analisis Faktor Keamanan Pada Portal Terowongan  Pengambilan Dengan Menggunakan Program Phase2 Di Bendungan Manikin, Desa Baumata Timur,  Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa  Tenggara Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>EUNIKE CENDANA WANGI MNUNE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WORO SUNDARI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IKA FITRI KRISNASIWI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Woro Sundari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yusuf Rumbino</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ika Fitri Krisnasiwi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi+126 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Terowongan adalah suatu lorong tertutuP yang menghubungkan dua sisi  terbuka atau satu sisi terbuka dengan tujuan obyek tertentu. Terowongan dengan dua  sisi terbuka contohnya terowongan saluran air, terowongan jalan raya, terowongan  jalan kereta aPi dan lain lain yang intinya menembus kedua sisi terbuka. Terowongan  Pengambilan berfungsi untuk mengambil air dari bendungan dan kemudian  disalurkan melalui PiPa-PiPa guna kebutuhan air masyarakat sekitar. Penelitian  dilakukan Pada Portal terowongan Pengambilan Bendungan Manikin dengan menggunakan metode elemen hingga untuk mencari nilai Faktor Keamanan dan Total DisPlacement. Data yang digunakan yaitu beruPa data sekunder yang telah diolah  sebelumnya yang terdiri dari data sifat fisik dan mekanik tanah mauPun batuan, data  Rock Mass Rating, dan data dimensi terowongan. AdaPun data Pendukung yaitu Peta  lokasi terowongan. Peta geologi, dan data curah hujan. Dengan menggunakan  Software RocLab dari Rocscience, didaPatkan nilai Mohr-Coulomb dari klasifikasi  Hoek and Brown yang menjadi data masukkan Pada Phase2 yaitu nilai Modulus  Deformasi (E), Unit Weight, Tensile Strenght, Kohesi (c), dan sudut geser dalam.  Parameter yang digunakan Pada Penelitian ini yaitu Faktor Keamanan, Strength  Factor, dan Total DisPalcement. Nilai faktor keamanan (FK) didaPatkan dari Perhitungan manual menggunakan rumus Kriteria Keruntuhan Mohr-Coulomb yaitu  sebesar 1,07 yang berarti Portal terowongan berada dalam kondisi yang tidak aman. Dari hasil analisis Strength Factor Pada Portal terowongan segmen 1 Pada dinding kiri terjadi Penurunan dengan SF yaitu 0,09-0,56, Pada bagian lantai SF berkisar antara -1,00-0,82 yang berarti batuan kondisi tidak stabil, SF Pada dinding kanan terowongan berkisar -1,00-0,56, dan Pada ataP SF berkisar 0,54-1,38 yang menunjukkan batuan kritis dan daPat terjadi keruntuhan. Setelah Portal terowongan diberi Penyanggan dengan Shotcrete dan Steel Rib, hasil interPretasi dengan Phase2 menunjukkan rata-rata SF Pada terowongan Pada bagian dinding kiri dan kanan, ataP serta lantai menjadi lebih aman dan nilai Total DisPlacement yang semakin kecil.</note>
<classification><![CDATA[312.01]]></classification><ministry><![CDATA[31201]]></ministry><studentID><![CDATA[1706100002]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220404]]></identifier><departementID><![CDATA[teknik pertambangan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[312.01 MNU A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="7892" url="" path="/31201-1706100002-S1-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[“Analisis Faktor Keamanan Pada Portal Terowongan  Pengambilan Dengan Menggunakan Program Phase2 Di Bendungan Manikin, Desa Baumata Timur,  Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa  Tenggara Timur]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_teknik_sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[5880]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-13 19:33:02]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-19 08:22:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>