<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6022">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERGESERAN NILAI BELIS (Studi Sosiologi pada Masyarakat Desa Buru Kaghu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARTHON RINGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Blajan Konradus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr.Drs Blajan Konradus,MA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lasarus Jehamat, S.Sos, MA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi-79]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini membahas tentang pergeseran nilai belis (studi sosiologi pada masyarakat Desa Buru Kaghu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya).  Belis atau mas kawin merupakan tradisi pemberian hewan ternak dari pihak keluarga calon pengantin pria bagi pihak keluarga calon pengantin perempuan dalam perkawinan masyarakat adat Desa Buru Kaghu. Fenomena kemajuan berserta tuntutannya seperti kemajuan teknologi, ilmu pengetahuan, ekonomi dan lain - lain yang berkembang begitu cepat dengan berbagai manfaat positif namun tidak terlepas juga dari pengaruh negatif, sehingga masyarakat Desa Buru Kaghu secara perlahan mulai berubah dalam hal gaya hidup yang berkaitan erat dengan tuntutan kebutuhan ekonomi yang mempengaruhi pergeseran makna serta nilai dari belis. Dalam penelitian penulis menemukan masalah bahwa belis masa kini mulai bergeser nilainya di mana banyaknya jumlah belis tergantung pada persetujuan adat dan tingkat status sosial (berdasarkan gelar pendidikan) calon pengantin perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna belis apa yang bergeser pada masyarakat Desa Buru Kaghu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya dan factor apa yang jadi penyebab pergeseran makna dan nilai belis Perempuan pada Masyarakat Desa Buru Kaghu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Dalam penulisan ini penulis mewawancara delapan informan dengan Teknik wawancara semi terstruktur guna mendapatkan infromasi lebih terbuka. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa makna belis yang bergeser adalah makna nilai, makna untuk mempererat hubungan kekeluargaan, makna tolong menolong, dan makna kesetaraan nilai antara ibu dan anak. Faktor penyebab terjadinya pergeseran makna dan nilai belis ialah masalah ekonomi, hewan sebagai belis mulai berkurang, gelar pendidikan sebagai standar dalam penentuan jumlah belis. Masyarakat Desa Buru Kaghu diharapkan dapat mempertahan tradisi – tradisi local seperti tradisi pemberian belis, tidak menjadikan gelar pendidikan anak perempuan sebagai standar penentuan jumlah belis, dan mengurangi penggunaan belis seperti kerbau dan kuda karena jumlahnya yang semakin berkurang.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703030124]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220419]]></identifier><departementID><![CDATA[SOSIOLOGI]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8068" url="" path="/69201-1703030124-S1-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERGESERAN NILAI BELIS (Studi Sosiologi pada Masyarakat Desa Buru Kaghu, KecamatanWewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6022]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-17 19:23:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-20 15:00:55]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>