<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6468">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Peran Masyarakat dalam Mencegah Konflik Sosial untuk Mewujudkan Peternakan Sapi Berkelanjutan (Studi Kasus di Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ermaningsih Yuniati Susang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANKY M S TELUPERE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Prof. Dr. I Gusti Bagus Arjana M.S</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Uda Geradus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Prof. Dr. Simon Sabon Ola, M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Tesis]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 83 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Ermaningsih Y. Susang, NIM: 1711060012, Program Studi PIPS, Program Pascasarjana Universitas Nusa Cendana 2017. Penelitian ini berjudul: “ Peran Serta Masyarakat Dalam Mencegah Konflik Sosial Untuk Mewujudkan Peternakan Sapi Berkelanjutan ( Studi Kasus di Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang)” . Pembimbing I; Prof.Dr. I Gusti Bagus Arjana,M.S dan Pembimbing II Ir.Franky M. Telupere,M.S.Ph.D.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasikan:  1) Peran masyarakat dalam mencegah terjadinya konflik sosial di desa Bolok; 2) Mengetahui jenis konflik yang terjadi dalam masyarakat desa Bolok; 3) Upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat  dalam mempertahankan sistem beternak berkelanjutan di Desa Bolok.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (Mixed Methods) yakni melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif . Jenis Penelitian adalah Studi Kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah: 1) deskripsi budaya peternakan sapi di Desa Bolok; 2)  Konflik sosial yang terjadi di Desa Bolok; 3) Potensi Konflik Sosial di Desa Bolok; 4) Pencegahan konflik sosial di Desa Bolok; 5)  Peternakan sapi berkelanjutan di Desa Bolok. Metode analisis menggunakan Analisis Interaktif                     (Miles n’ Huberman). 
Hasil penelitian  menunjukan bahwa penyelesaian konflik sosial dilakukan melalui peran tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Jenis konflik sosial adalah minim interaksi sosial pemilik lahan dengan peternak sapi. Para tokoh sebagaimana disebutkan diatas memegang peranan yang sangat besar dalam mengatasi konflik sosial yang terjadi sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang laten dan besar. Tokoh adat misalnya sangat memahami mekanisme ganti rugi sebagai kompensasi kerugian secara adat sehingga ada kepastian penerapan sanksi  terhadap suatu keadaan rugi yang diderita oleh pihak petani.   Tokoh agama sebagai salah satu komponen sosial kemasyarakatan juga berperan meredam konflik yang terjadi sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik yang berbuah pada kekerasan. Selain itu peran pemerintah desa dan tokoh masyarakat sebagai fasilitator sekaligus mediator sosial kemasyarakatan memainkan peran yang signifikan dan tentunya memastikan bahwa setiap konflik sosial harus diselesaikan secara baik dengan semangat kekeluargaan. 
Kata Kunci: konflik, peran masyarakat, peternakan berkelanjutan.</note>
<classification><![CDATA[871.20]]></classification><ministry><![CDATA[87120]]></ministry><studentID><![CDATA[1711060012]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210607]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan IPS]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[871.20 Sus P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:image><![CDATA[COVER_PIPS.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6468]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-23 18:27:32]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-24 11:24:57]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>