<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6479">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Makna Pemberian Nama Orang (Mama Da’a) Dalam Tradisi Masyarakat Kemak (Bobonaro) Di Desa Lamaksenulu Kecamatan Lamaknen Kabuten Belu]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Erna Gonsalves Talo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonard Lobo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria L Bribin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LEONARD LOBO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MARIA L BRIBIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 65 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut (1) Untuk mendeskripsikan Tata cara Pemberian Nama orang (mama da’a) dalam Tradisi masyarakat Kemak (Bobonaro) di Desa Lamaksenulu, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, (2) Untuk mendeskripsikan Wujud Makna Pemberian Nama
orang (mama da’a) dalam Tradisi masyarakat Kemak (Bobonaro) di Desa Lamaksenulu, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu.
Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif yakni suatu analisis yang menggambarkan secara terperinci
hasil – hasil yang di temukan di lapangan berdasarkan pertanyaan – pertanyaan yang telah ada. Data yang di kumpulkan baik data primer maupun data sekunder yang telah di peroleh dari lapangan kemudian diolah kedalam bentuk kalimat yang baik dan jelas sehingga mudah di pahami. Peneliti menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah Tokoh-tokoh Masyarakat Adat.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Makna Pemberian Nama Orang (mama da’a) dalam Tradisi Masyarakat Kemak (bobonaro) melalui proses pemberian nama anak dari proses pemberian nama nenek moyang dan proses pengesahan nama nenek moyang tesebut yang seringkali disebut dengan Mama Da’a (makan siri) di Desa Lamaksenulu masih sangat kental. Makna nama yang peneliti dapatkan yaitu pembagian makna nama dalam antropolinguistik yaitu makna nama futuratif (mengandung harapan), makna nama situasional (mengandung harapan pada situasi pemberian nama) dan makna nama kenangan (mengandung kenangan). Peneliti mendapatkan juga keakraban dan kedekatan masyarakat sekitar yang masih sangat harmonis. Selain mengesahkan nama kepada anak, salah satu tujuan dari mama da’a yaitu bertujuan untuk berkumpul dengan sanak saudara dan keluarga besar, kerabat maupun tetangga sekitar untuk makin mempererat kekeluargaan. Waktu tersebut digunakan untuk makan bersama di rumah orang tua si anak.

Kata Kunci : Makna, Mamada atau Makan Siri, Tradisi, Masyarakat</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1701070054]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220513]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 Tal M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8606" url="" path="/87205-S1-1701070054-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Makna Pemberian Nama Orang (Mama Da’a) Dalam Tradisi Masyarakat Kemak (Bobonaro) Di Desa Lamaksenulu Kecamatan Lamaknen Kabuten Belu]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_PPKN.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6479]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-23 20:06:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-27 11:01:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>