<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6539">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tradisi Tarik Batu Kubur Menuju Modernisasi Di Desa Pada Eweta Kecamatan Wewewa Timur Kabupaten Sumba Barat Daya]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARGARETA RIYANTI DAKE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DELSY ASRIYANI DETHAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Andreas Ande</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fransina Aprilyse Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv+54 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Margareta Riyanti Dake, Nim 1632090001, 2022, menulis skripsi berjudul Tradisi Tarik Batu Kubur Menuju Modernisasi Di Desa Pada Eweta Kecamatan Wewewa Timur Kabupaten Sumba Barat Daya. Tradisi tarik batu kubur merupakan salah suatu tradisi yang sangat terkenal dipulau Sumba. Tradisi ini telah ada dan berlangsung  sejak jutaan tahun  lalu serta diwariskan secara turun- temurun. Tradisi tarik batu kubur umumnya masih berkaitan dengan zaman megalitik yaitu zaman batu besar.  Dalam kehidupan orang Sumba tradisi ini tergolong sebagai tradisi yang cukup mahal dan memerlukan tenaga dari ratusan orang. Tradisi tarik batu kubur mengandung nilai kebersamaan dan gotong royong karena sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti keluarga, kenalan maupun kerabat jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tentang perkembangan dari tradisi tarik batu kubur dan dampak modernisasi terhadap tradisi tarik batu kubur dengan lokasi penelitiannya di Desa Pada Eweta Kecamatan Wewewa Timur. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan cara pegumpulan datanya melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitiannya adalah bahwa tradisi tarik batu kubur terdahulu menggunakan teknologi sederhana berupa kayu dan tali dalam bahasa setempatnya yaitu tena dan tua. Batu kubur ini ditarik oleh ratusan orang danberdurasi waktu yang disesuaikan dari bobot batu. Tujuan lain dari penarikan  batu kubur ini yaitu bahwa adanya janji dan hutang yang berupa wasiat dari pihak yang telah meninggal dunia kepada keluarganya. Pada era modernisasi, tradisi tarik batu kubur mulai memudar. Factor penyebabnya yaitu munculnya berbagai teknologi yang mempermudah masyarakat beraktivitas serta dampak modernisasi meluas dalam segala bidang kehidupan sehingga tradisi ini mulai disesuaikan dengan perkembangan zaman.
Perubahan zaman saat ini tidak menjadi suatu ukuran bagi masyarakat Sumba untuk melaksanakan upacara tarik batu kubur dengan menyesuaikan kondisi dan masa saat ini. Namun salah satu yang tidak berubah yaitu nilai kekerabatan dan kebersamaan masih dijaga oleh masyarakat Sumba.

Kata Kunci : Tradisi, batu kubur, modernisasi</note>
<classification><![CDATA[827.01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[1632090001]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220427]]></identifier><departementID><![CDATA[PENDIDIKAN SEJARAH]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[827.01]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8673" url="" path="/87201-1632090001-S1-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tradisi Tarik Batu Kubur Menuju Modernisasi Di Desa Pada Eweta Kecamatan Wewewa Timur Kabupaten Sumba Barat Daya]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_sejarah.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6539]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-24 11:21:01]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-25 10:11:26]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>