<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6647">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Perawatan (Curing) Beton Menggunakan Water Curing Dan Membrane Curing Terhadap Kuat Tekan Beton]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>VICKY FERNANDO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TRI MARDIYATI W SIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELIA HUNGGURAMI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dantje Arie Tresna Sina</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tri Mardiyati W Sir</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Elia Hunggurami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVIII + 236 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pada saat proses mengeras, suhu beton akan meningkat dan melepaskan panas akibat reaksi pengikatan senyawa kimia antara komponen campuran beton. Adanya pelepasan panas ini membantu mempercepat pengerasan. Tetapi setelah pengerasan terjadi, bagian yang telah mengeras mempunyai sifat lambat menyalurkan panas sehingga dimungkinkan terjadinya retak pada beton sehingga beton perlu dirawat agar dapat dicapai mutu beton yang diinginkan. Penelitian ini akan melihat pengaruh metode perawatan beton terhadap kuat tekan beton. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen di laboratorium dengan perawatan yang digunakan adalah metode water curing dan membrane curing pada suhu luar ruangan serta beton tanpa perawatan pada suhu luar dan dalam ruangan. Mutu rencananya adalah 25 MPa dan variasi lama perawatannya adalah 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Masing – masing perawatan dibuat 3 buah sampel berbentuk silider berukuran 15 cm x 30 cm dengan total sampel adalah 42 buah yang diuji kuat tekannya pada umur beton 28 hari. Kuat tekan beton yang dihasilkan dari perawatan selama 7 hari, 14 hari dan 28 hari secara berurutan untuk perawatan direndam air adalah 22,18 MPa, 23,12 MPa dan 25,29 MPa, perawatan disiram air adalah 21,51 MPa, 22,36 MPa dan 22,65 MPa, perawatan dibungkus karung goni basah adalah 22,27 MPa, 22,84 Mpa dan 23,87 MPa, perawatan dibungkus plastik wrap adalah 21,33 MPa, 21,89 Mpa dan 22,65 MPa, tanpa perawatan pada suhu dalam ruangan adalah 19,34 MPa dan tanpa perawatan pada suhu luar ruangan adalah 18,68 MPa. Perbedaan kuat tekan terhadap kuat tekan beton yang direndam dalam air selama 28 hari dengan perawatan selama 7 hari, 14 hari dan 28 hari secara berurutan untuk perawatan direndam dalam air mengalami penurunan sebesar 12,30%, 8,58% dan 0%, perawatan disiram air mengalami penurunan sebesar 14,95%, 11,59% dan 10,44%, perawatan dibungkus karung goni basah mengalami penurunan sebesar 11,94%, 9,69% dan 5,61%, perawatan dibungkus plastik wrap mengalami penurunan sebesar 15,66%, 13,44% dan 10,44%, tanpa perawatan pada suhu dalam ruangan mengalami penurunan sebesar 23,53% dan tanpa perawatan pada suhu luar ruangan mengalami penurunan sebesar 26,14%.

Kata Kunci : Beton, water curing, membrane curing, kuat tekan</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1706010046]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220513]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 FER P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8809" url="" path="/22201-S1-1706010046-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pengaruh Perawatan (Curing) Beton Menggunakan Water Curing Dan Membrane Curing Terhadap Kuat Tekan Beton]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_teknik_sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6647]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-25 13:29:09]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-27 09:23:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>