<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6686">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Makna Tradisi Lasi Bata Bagi Masyarakat Desa Oeolo Kecamatan Musi Kabupaten Timor Tengah Utara]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Melania Binsasi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Syamsuriady</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hildigardis M I Nahak</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif A. Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Syamsuriady</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 73 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Judul dari penelitian ini adalah “Makna Tradisi Lasibata Bagi Masyarakat Desa Oeolo Kecamatan Musi Kabupaten Timor Tengah Utara”. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimanakah makna tradisi lasi bata bagi masyarakat Desa Oeolo Kecamatan Musi Kabupaten Timor Tengah Utara. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan  makna tradisi lasi bata bagi masyarakat Desa Oeolo. Untuk menganalisis masalah ini teori yang digunakan adalah teori interaksionalisme simbolik  dan teori  perubahan sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskritif kualitatif. Teknik penentuan informan yang dipakai  dalam penelitian ini adalah 10  informan dalam penelitian ini yang terdiri dari 3 orang tokoh adat 3 pasang suami istri dan 4 orang tua.  Tradisi “Lasi Bata” yang dikenal oleh masyarakat Desa Oeolo merupakan tradisi yang  mempersoalkan suatu konflik yang terjadi pada masa lampau, hingga sekarang diatara dua pihak atau dua kubuh yang membuat pemisah atau pembatas untuk tidak ada tali persaudaraan di antara mereka. Adapun dampak dari tradisi lasi bata ini adalah ketidakharmonisan dalam rumah tangga atau yang sering terjadi adalah kematian  baik itu dari pihak yang menikah , orang tua dari pasangan suami istri atau tua adat yang menjadi juri bicara dalam prosesi adat tersebut.  Namun adapun sebaliknya atau perubahan negatifnya adalah sebagian masyarakat masih berpegang teguh dan percaya jika ada masyarakat yang melanggar akan mendapatkan konsekuansinya yaitu kematian. Seperti kenyataan yang sudah ada dan biasa terjadi, sehingga masyarakat menganggap tradisi lasi bata merupakan suatu hal yang tabuh atau haram oleh masyarakat setempat. Penelitian ini di harapkan menjadi media agar bisa mempraktekan berbagai konsep-teori yang selama ini di dapatkan selama perkuliahan serta memperoleh wawasan ilmu pengetahuan melalui berbagai temuan di lapangan yang sebelumnya berbagai kalangan muda belum banyak mengenal khususnya tradisi lasi bata Diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap makna tradisi lasi bata yang berada di masyarakat Desa Oeolo</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703030026]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220510]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Bin M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8863" url="" path="/69201-S1-1703030026-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Makna Tradisi Lasi Bata Bagi Masyarakat Desa Oeolo Kecamatan Musi Kabupaten Timor Tengah Utara]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6686]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-25 20:17:42]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-26 15:02:06]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>