<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6811">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Polres Di Kabupaten Malaka Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakuler]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MOZINHO ANTONIO LOPES PEREIRA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOHANES WILHELMUS DOMINIKUS KAPILAWI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes Wilhelmus Dominikus Kapilawi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Marianus Bahantwelu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imanuel N Mbake</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI-134 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kabupaten Malaka adalah salah satu Kabupaten di Provinsi NTT, Indonesia,  dengan Betun sebagai ibu kotanya yang berbatasan langsung dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Belu. Laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Malaka dari tahun 2019-2020 mengalami peningkatan 2,56% dengan total jumlah penduduk Kabupaten Malaka tahun 2020 di sebanyak 194.700 jiwa (BPS, 2020). Pertumbuhan penduduk yang cepat sebagai kabupaten baru, tingkat pengangguran yang tinggi, kesenjangan pendidikan, kesenjangan kesejahteraan dan wilayah sehingga meningkatnya angka kriminalitas antara lain, korupsi, pembunuhan, pelecehan seksual, tawuran, pelanggaran aturan lalulintas dan lain-lain, sehingga di perlukan suatu Lembaga penegakan hukum untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Menindaklanjuti permasalahan di atas dibutuhkan suatu perancangan Polres yang dapat sesuai standart kabupaten/kota yang mampu melayani kebutuhan masyarakat terkait dengan hal ketertiban dan keamanan. Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan ini terdiri dari metode pengumpulan data berupa observasi dan studi kepustakaan. Sedangkan metode pengolahan data yaitu dengan cara analisis fisik dan non-fisik yang menghasilkan konsep perancangan. Konsep perancangan inilah yang akan menjadi panduan dalam merancang dan mendesain agar menghasilkan produk gambar yang sesuai dengan pendekatan neo-vernakuler.  Konsep Neo-Vernakuler digunakan untuk mendapatkan gubahan arsitektur yang mengacu pada pengambilan elemen-elemen fisik maupun non fisik, seperti budaya, pola pikir, kepercayaan/pandangan terhadap ruang, nilai filosofi, dan religi, menjadi konsep dan kriteria perancangan ke dalam bentuk kontemporer. Hasil dari perancangan yang diterapkan adalah pada bentukan atap bangunan berupa penyederhanaan dan pengembangan dari bentuk Loro Dirma (rumah adat kabupaten Malaka). Bentuk atap trapesium menyerupai atap lorodirma menggunakan material yang lebih modern menciptakan fasad yang lebih estetik, juga berfungsi melindungi sinar matahari langsung ke dalam ruangan. Pada fasad bangunan utama diterapkan ornamen pada secondary skin yang menyerupai motif dari kain adat marobo.</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1506090017]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220517]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitektur]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 Par P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9037" url="232.01" path="/23201-S1-1506090017-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Perancangan Polres Di Kabupaten Malaka Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakuler]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6811]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-27 15:19:19]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-05-28 22:09:26]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>