<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7290">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kebiasaan Masyarakat Membuang Air Besar Sembarangan Di Desa Kot’olin Kecamatan Kot’olin Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dela Zulianti Sanam</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSANA C L PELLU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LASARUS JEHAMAT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Susana C L Pellu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lasarus Jehamat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aelsthri Ndandara, S.Si, Teol, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 81 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Faktor penyebab kebiasaan membuang air besar sembarangan masyarakat di Desa Kot’olin, Kecamatan Kot’olin, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling, yang informannya terdiri dari 17 orang sebagai informan utama, yang terdiri dari Aparat Desa, Tokoh masyarakat dan masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori atribusi. Dalam penelitian ini, peneliti mempergunakan metode pendekatan kualitatif, metode penelitian kualitatif secara prinsip merupakan suatu metode penelitian yang dipergunakan dalam mengkaji keadaan obyek yang sesungguhnya. Adapun sumber data dalam penelitian ini ialah data primer dan sekunder, data diperoleh peneliti dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah: reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kot’olin masih memiliki kebiasaan membuang air besar sembarangan karena beberapa hal yaitu: Pengetahuan, pendidikan, sikap, sosial budaya dan ekonomi. Kebiasaan membuang air besar sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Kot’olin telah berlangsung sejak lama, kebiasaan yang diturunkan oleh orang tua ke anak-anaknya yang dilakukan secara terus-menerus, dan masyarakat sudah merasa nyaman saat membuang air besar sembarangan, masyarakat menilai membuang air besar dikebun, sungai, pekarangan rumah atau tempat yang dianggap bisa untuk membuang air besar sebagai hal yang benar, dan praktis berasal dari pengetahuan terkait nilai-nilai kebenaran yang dipertahankan dan diyakini oleh masyarakat tersebut bahwa kebiasaan membuang air besar sembarangan masih benar. Saran Kepada Pemerintah agar bekerja sama dengan pihak puskesmas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan memberikan pemahaman mengenai dampak dari kebiasaan membuang air besar sembarangan. Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan agar bekerja sama dengan pihak puskesmas untuk melakukan penyeluhan dan pemahaman terhadap masyarakat tentang BAB sembarangan dan juga menyiapkan anggaran untuk melakukan pembangunan guna melengkapi fasilitas jamban yang memenuhi syarat kesehatan serta mengatasi rendahnya pemanfaatan jamban. Bagi Masyarakat mau belajar untuk memahami dan meningkatkan pengetahuan untuk tidak membuang air besar sembarangan, dan mau untuk saling mengajak keluarga dan tetangga untuk mengubah kebiasaan buruk ke yang lebih baik dan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan tempat tinggal dan kebersihan diri agar meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan masyarakat. Saran dari peneliti yaitu kepada kepala keluarga ikut berpartisipasi dalam meningkatkan kepemilikan jamban keluarga. Sehingga masing-masing kepala keluarga memiliki jamban keluarga untuk mengurangi terjadinya penularan penyakit.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703030155]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220607]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 San K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9877" url="" path="/69201-S1-1703030155-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KEBIASAAN MASYARAKAT MEMBUANG AIR BESAR SEMBARANGAN Di DESA KOT’OLIN KECAMATAN KOT’OLIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[7290]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-08 17:40:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-16 20:05:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>