<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7412">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pelaksanaan Serta Faktor Penghambat Dalam Pembagian Warisan Menurut Adat Suku Wewiku Wehali Di Desa Builaran Kabupaten Malaka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Gracia Watu Raka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSSIE MARIA YULIANTY YACOB</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Husni Kusuma Dinata</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie Maria Yulianty Yacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIII + 52 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Hukum adat adalah hukum yang mengatur kebiasaan masyarakat adat.  Hukum adat di Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting. Sejak  dahulu kala hukum adat sudah diakui dan diterapkan di dalam sistem hukum  Indonesia. Permasalahan dan tujuan dalam skripsi adalah: (1) Bagaimanakah tata  cara atau proses pelaksanaan pembagian warisan menurut adat Suku Wewiku  Wehali di Desa Builaran, (2) Faktor apakah yang menjadi penghambat dalam  pelaksanaan pembagian warisan tersebut.  Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Malaka, Desa Builara. Dengan  teknik pengumpulan data, yakni lapangan yang terdiri dari wawancara di lapangan. Data yang dipergunakan adalah data primer yaitu data yang diperoleh  langsung dari lapangan dengan menggunakan teknik wawancara. Analisis data  yang digunakan yaitu anilisis kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara  deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan tata cara pelaksanaan pembagian adalah  diawali dengan penentuan siapa yang berhak untuk memimpin pembagian  tersebut, dilanjutkan dengan bertutur adat, setelah itu dibagikan harta pewaris  kepada ahli waris utama dan ahli waris utama akan membagikan harta yang  didapatkannya kepada adik kandung perempuan. Yang menjadi ahli waris utama  yaitu, perempuan tersulung. Pembagian warisan itu diakhiri dan ditandai dengan  sumpah adat (biasanya memotong babi atau ayam). Yang menjadi penghambat  dalam pelaksanaan pembagian warisan ini yaitu apabila adik kandung ahli waris  utama merasa tidak adil dan tidak puas atas harta yang didapatnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Desa Builaran menganut sistem  keturunan yang ditarik dari garis ibu, dan yang mempunyai hak waris adalah  perempuan. Pembagian warisan keseluruhan akan jatuh kepada anak perempuan  tersulung. Yang menghambat proses tersebut adalah apabila adik dari ahli waris  utama merasa tidak puas dengan harta yang didapatnya. Berdasarkan penelitian ini, maka peneliti menyarankan kepada masyarakat  adat Desa Builaran bekerjasama dengan pemerintah agar membuatkan  dokumentasi terhadap pelaksaan pembagian warisan di Desa Builaran ini sebagai  kontribusi pada kekayaan hukum adat di Indonesia. 

Kata kunci: Pelaksanaan Pembagian Warisan Adat, Adat Suku Wewiku Wehali</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010113]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220602]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Watu Raka P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9767" url="" path="/74201-S1-1802010113-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pelaksanaan Serta Faktor Penghambat Dalam Pembagian Warisan Menurut Adat Suku Wewiku Wehali Di Desa Builaran, Kabupaten Malaka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata_034738.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[7412]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-13 15:00:26]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-14 07:32:37]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>