<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7418">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Rangka Pengurusan Sertifikat Tanah Di Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Klementina Bikan Kolo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUKARDAN ALOYSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS MAURITSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius Mauritsius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Helsina Fransiska Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[X + 66]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Di zaman milenial ini, memiliki sertifikat tanah sangat diwajibkan untuk menghindari hal-hal yang mengakibatkan masalah atau perkara-perkara mengenai tanah. Namun dengan begitu, masih saja ada masyarakat yang tidak memiliki sertifikat tanah, padahal hal ini sangat penting mengingat begitu mudahnya untuk memanipulasisistem sertifikasi, begitu juga dengan kesadaran hukum yang dimiliki masyarakat Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU. Yang bahkan hampir sebagian masyarakat Desa Maubesi tidak memiliki sertifikat tanah sama sekali. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris, untuk Mengumpulkan data penelitian Menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, Verifikasi dan kesimpulan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) tingkat kesadaran hukum masyarakat Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU terhadap pentingnya mendaftarkan sertifikat tanah dapat dikategorikan rendah. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil observasi yang menunjukkan bahwa dari jumlah keseluruhan penduduk yaitu sebanyak 3.293 orang, hanya sebanyak 1.104 orang yang sudah memiliki sertifiat dan sebanyak 2.189 orang belum memilikisertifikat tanah, (2) Faktor-faktor apakah yang menjadi pendorong masyarakat dalam mendaftarkan tanahnya dan (3) faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mau mengurus sertifikat tanah yaitu : ekonomi,Pendidikan,dan sosial serta (4) mengindentifikasi langkah-langkah yang sudah di ambil oleh pemerintah yaitu : BPN Kabupaten TTU, PPAT, dan Pemerintah Desa Maubesi dalam menangani tingkat kesadaran hukum masyarakat dalam pendaftaran sertifikat tanah. Data dari lapangan tersebut diperoleh melalui hasil wawancara dan pengumpulan data yang fokus terhadap permasalahan.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kesadaran hukum masyarakat dalam rangka pengurusan sertifikat tanah masih tergolong kurang, masih banyak masyarakat yang tidak mengerti tata cara serta aturan hukum yang berlaku dalam mendaftarkan tanahnya, hal ini rawan terpicu terjadinya konflik sengketa serta pemalsuan akta sertifikat. Pemerintah setempat harus lebih giat dalam mempercepat sertifikasi tanah, karena apabila program telah dijalankan tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu maka kebanyakan masyarakat tidak mengetahuinya.

Kata Kunci: Tingkat Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Rangka Pengurusan Sertifikat Tanah.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010177]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220413]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Kolo K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9768" url="" path="/74201-S1-1802010177-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Rangka  Pengurusan Sertifikat Tanah Di Desa Maubesi,  Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Ttu]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata_034738.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[7418]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-13 15:25:09]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-14 07:45:43]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>