<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7606">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERSEPSI DAN SIKAP GEREJA (GMIT JEMAAT ELIM TULLENG) TERHADAP (MUKULING) SUANGGI (Studi Kasus di Desa Tulleng Kecamatan Lembur Kabupaten Alor)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSANA LAUFA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERMAN YOSEP UTANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HOTLIF ARKILAUS NOPE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Herman Yosep Utang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif Arkilaus Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 91 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari peneliti adalah untuk mengetahui danmenjelaskan tentang Persepsi dan Sikap Gereja (GMIT Elim Tulleng) terhadap Mukuling (Suanggi).Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Desa Tulleng Kecamatan Lembur Kabupaten Alor.Teknik yang digunakan peneliti dalam menentukan informan dalam penelitian ini,yakni teknik purposive sample. Informan pada penelitian ini berjumlah enam orang dengan kriteria satu orang Pendeta dan lima orang lainnya Presbiter. Teknik pengumpulan data terdiri atas observasi,wawancara mendalam dan studi literatur. Sedangkan teknik analisis data dipakai adalah deskriptif-kualitatif.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Persepsi dari James Gibson, teori ini menjelaskan tentang cara pandang seseorang atau pemahaman individu terhadap objek yang dipelajari melalui interaksi dengan lingkungan sekitar. Setiap individu dapat memberikan arti atau pandangan terhadap stimulus secara berbedah meskipun objeknya sama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Persepsi dan sikap Gereja (GMIT) terhadap mukuling merupakan hal buruk yang memberi dampak negatif yang dapat merugikan orang lain dikarenakan eksistensimukuling sebagai manifestasi dari kuasa iblis yang kekuatan sihirnya dapat membinasakan orang lain dan merusak hubungan manusia dengan Tuhan. Selain itumukuling juga sebagai sarana transportasi pada masa lampau yang digunakan untuk mencapai atau melaksanakan sesuatu yang sulit dijangkau oleh manusia biasa.Sikap dan tindakan yang Gereja lakukan adalah memberikan pencerahan dari prespektif Alkitab dan melakukan penolakan terhadap mukuling serta melakukan pembinaan khusus atau mendoakan jemaat agar terbebas dari ikatan kuasa kegelapan.Saran dari Penulis yaitu Gereja perlu lebih tegas lagi bertindak menolak praktik suanggi dan mengadakan kegiatan rohani seperti ibadah KKR, PD dan pelayanan pastoral bersama hamba-hamba Tuhan dan mengadakan seminar tentang dampak praktik suanggi di Gereja. Perlu juga penulis tekankan untuk masyarakat (jemaat) Tulleng agar mampu menolak praktik Mukuling dan membatasi diri karenasebagai manusia dalam hidup dan kehidupannya wajib berpegang teguh pada Firman Tuhan dan ajaran Gereja sebagai spirit perjalanan hidup ditengah peradaban yang semakin maju dan berkembang.Oleh karena itu masyarakat Tulleng harus memiliki keyakinan bahwa hidup bermula dari Firman Tuhan dan berakhir pula pada Firman Tuhan.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703030154]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220630]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Lau P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9997" url="" path="/69201-S1-1703030154-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PERSEPSI DAN SIKAP GEREJA (GMIT JEMAAT ELIM TULLENG) TERHADAP (MUKULING) SUANGGI (Studi Kasus di Desa Tulleng Kecamatan Lembur Kabupaten Alor)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[7606]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-19 11:14:06]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-19 13:25:49]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>