<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7861">
<titleInfo>
<title><![CDATA[HUBUNGAN KONDISI SANITASI RUMAH DENGAN  KEJADIAN TUBERCULOSIS DI DESA WAEPANA KECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA TAHUN 2020]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Ermelinda Dhiu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SONI DOKE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Soni Doke</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Apris A Adu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Pius Weraman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 102 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tuberculosis merupakan salah satu penyakit yang sangat menakutkan di Indonesia. Perilaku penduduk yang tidak memperhatikan kesehatan akan menjadi factor risiko penularan penyakit tuberculosis. Komponen lingkungan sendiri meliputi luas rumah yang tidak sebanding dengan penghuninya akan mengakibatkan tingginya kepadatan hunian rumah, ventilasi yang kurang baik,  jenis lantai rumah, jenis dinding rumah, pencahayaan, suhu dan kelembaban. Data kasus tuberculosis Desa Waepana tahun 2019 berjumlah 215 kasus dan pada tahun 2020 sebanyak 159 kasus. Tujuan khusus pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepadatan hunian, luas ventilasi, jenis lantai, jenis dinding, pencahayaan, suhu dan kelembaban rumah dengan kejadian tuberculosis di Desa Waepana. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desain penelitian case control. Lokasi penelitian di Desa Waepana Kecamatan Soa Kabupaten Ngada yang dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh penderita tuberculosis yang berjumlah 159 orang dan populasi kontrol adalah warga yang tinggal di Desa Waepana dengan kriteria bukan penderita tuberculosis, dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 orang yang dibagi menjadi dua yaitu 37 sampel kasus dan 37 sampel control. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (p=0,000<0,05) ada hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian tuberculosis, (p=0,002<0,05) ada hubungan antara jenis lantai dengan kejadian tuberculosis, (p=0,000<0,05) ada hubungan antara dinding rumah dengan kejadian tuberculosis, (p=0,001<0,05) ada hubungan antara suhu dengan kejadian tuberculosis. (p>0,433) tidak ada hubungan antara ventilasi dengan kejadian tuberculosis, (p>0,241) tidak ada hubungan antara pencahayaan dengan kejadian tuberculosis, (p>0,816) tidak ada hubungan antara kelembaban dengan kejadian tuberculosis.</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1627010047]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220426]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 Dhi M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="10358" url="" path="/13201-S1-1627010047-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[HUBUNGAN SANITASI RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERCULOSIS DI DESA WAEPANA KECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[phpThumb_%282%29.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[7861]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-23 20:44:37]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-24 22:27:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>