<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7979">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Faktor Penyebab  Kinerja Embung Kecil Yang Buruk Dan Upaya Penanggulangannya (Studi Kasus Pada Embung Kecil Di Kelurahan Manutapen, Manulai II, dan Naioni Kecamatan Alak dan Di Keluarahan Fatukoa Kecamatan Maulafa Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Andry Santo Umbu Dangu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WILHELMUS I I MELLA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Herry Zadrak Kotta</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Marthen R Pellokila</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>J. N Kallau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Tesis]]></form>
<extent><![CDATA[XV+102 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kinerja embung kecil adalah kemampuan prasarana embung kecil menjalankan fungsinya secara keseluruhan selama periode tertentu dengan berbagai kemungkinan yang terjadi. Kota Kupang telah memiliki sejumlah embung yang dibangun, namun banyak embung telah mengalami kerusakan maupun penurunan fungsi yang berakibat pada terganggunya kinerja embung kecil. Pemeliharaan infrastruktur yang telah terbangun adalah keharusan dan partisipasi masyarakat di sekitar embung diperlukan untuk memelihara embung agar dapat berfungsi seperti awal di bangun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis factor penyebab  kinerja embung kecil yang buruk dan upaya penanggulangannya.
Metode yang  digunakan dalam kajian adalah metode survey dan  wawancara.  Penelitian ini dilakukan dengan observasi lapangan guna menilai kondisi kerusakan serta wawancara untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat yang ada di sekitar embung. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif kuantitatif dimana setiap hasil observasi dan wawancara di hitung jumlahnya serta diberi kategori berdasarkan skala yang digunakan yaitu skala Likert.
Hasil  analisis menunjukkan bahwa kinerja embung kecil Manulai II buruk dengan kondisi rusak sedang dan tingkat paritisipasi masyarakat dalam pemeliharaan sangat buruk dan presentase 93.80% dari 32 petani. Kinerja embung kecil Fatukoa sangat buruk dengan kondisi fisik sangat rusak dan tingkat paritisipasi masyarakat dalam pemeliharaan sangat buruk dengan presentase 100 %dari 31 petani. Kinerja embung kecil Naioni sangat buruk dengan kondisi sangat rusak serta tingkat paritisipasi masyarakat dalam pemeliharaan sangat buruk dengan presentase 95,80 & dari 48 petani. Kinerja embung kecil Manutapen  buruk dengan kondisi rusak sedang dan  tingkat paritisipasi masyarakat dalam pemeliharaan sangat buruk dengan presentase 86,80 dari 38 petani. Partisipasi pemerintah dan masyarakat sangat diharapkan dalam penanggulangan embung kecil.

Kata kunci : kota kupang, kinerja embung, kerusakan, partisipasi.</note>
<classification><![CDATA[951.01]]></classification><ministry><![CDATA[95101]]></ministry><studentID><![CDATA[1211030004]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20150630]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Lingkungan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[951.01 Dan A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="10496" url="" path="/95101-S2-1211030004-2022-TESIS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Analisis Faktor Penyebab  Kinerja Embung Kecil Yang Buruk Dan Upaya Penanggulangannya (Studi Kasus Pada Embung Kecil Di Kelurahan Manutapen, Manulai II, dan Naioni Kecamatan Alak dan Di Keluarahan Fatukoa Kecamatan Maulafa Kota Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Tesis_Ilmu_Lingkungan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[7979]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-26 12:52:10]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-27 07:45:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>