<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8099">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Nilai-Nilai Moral Dan Edukasi Dalam Tradisihengad’dho (Cium Hidung) Dan Sapaan Nama Kesayangan Dalam Masyarakat Do Hawu Dimu Di Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THOMAS DJU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Petrus Ly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LEONARD LOBO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>DORKAS Y A KALE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 76 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tradisi Hengad’dhodan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakat Do Hawu Dimu di KelurahanLimaggu Kabupaten Sabu Raijua, untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral dalamtradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakat Do Hawu Dimudi Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua, dan untuk mendeskripsikan nilai-nilaiedukasi dalam tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakatDo Hawu Dimu di Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif yaitumemperoleh data-data secara tertulis atau lisan dari orang-orang atau pelaku utamayang diamati.Data yang dikumpulkan baik data primer maupun sekunder yang telahdiperoleh dari lapangan dalam bentuk kalimat yang jelas sehingga mudahdipaham.Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Informandalam penelitian adalah ketua adat dan masyarakat adat di Kelurahan Limaggu.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Hengad’dho dan SapaanNama Kesayangan yang dilakukan dalam kalangan masyarakat Sabu tidak mengenalumur, gender, profesi bahkan status sosial. Tradisi Hengad’dho Dilaksanakan padaritual-ritual seperti pernikahan, kematian dan ritual keagamaan lainnya. TradisiSapaan Nama Kesayangan dilaksanakan setiap bertemu sesama. Nilai- nilai moraldalam tradisi Hengad’dho (Cium Hidung) dan Sapaan Nama Kesayangan dikategorikan dalam beberapa hubungan : hubungan manusia dengan sang Pencipta,hubungan manusia dengan sesama dan hubungan manusia dengan dirinya sendiri.Nilai edukasi dalam tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan adalah yaitunilai ketuhanan yaitu dengan menjalankan hukum kasih sayang serta menjunjungtinggi nilai itu, nilai sosial kemasyarakatan terwujud dengan keberhasilan dalampendidikan karakter, etika dan tata karma dengan dengan memberikan penghargaantertinggi kepada sesama, nilai budi pekerti yaitu menghormati leluhur dengan caramenjaga dan melestarikan tradisi-tradisi ini.
Kata kunci : Nilai Moral dan Edukasi, Tradisi Hengad’dho ( cium hidung) dan Sapaan Nama Kesayangan</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1801070031]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220520]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 DJU N]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="10641" url="" path="/87205-S1-1801070031-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[NILAI-NILAI MORAL DAN EDUKASI DALAM TRADISIHENGAD’DHO (CIUM HIDUNG) DAN SAPAAN NAMA KESAYANGAN DALAM MASYARAKAT DO HAWU DIMU DI KELURAHAN LIMAGGU KABUPATEN SABU RAIJUA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_PPKN.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8099]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-27 15:17:01]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-29 07:51:12]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>