<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8177">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Anak]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROBERTINA PALAN EBON</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>EBU KOSMAS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RAFAEL R TUPEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes G Tuba Helan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Ebu Kosmas, S.H.,M.Hum.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen, S.H.,M.Hum.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 75 HLM]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, mendapat perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat, keluarga dan orang tua dalam pelaksanaan pemenuhan dan perlindungan hak anak, namun berdasarkan data pada tahun 2015-2019 tercatat 157 kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Flores Timur sehingga perumusan masalah dalam penelitian ini adalah; (1) Bagaimanakah efektivitas pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak di Kota Larantuka dan (2) Apakah faktor yang menjadi penghambat pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak dalam mengurangi angka kekerasan terhadap anak. Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan socio-legal dan konseptual yang bersumber data primer dan sekunder untuk dianalisis menggunakan teknik mengedit data dan verifikasi data.
Hasil penelitian menemukan bahwa efektivitas pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak meliputi: (1) Pelaksanaan sosialisasi tentang perlindungan anak oleh masyarakat berdasarkan Pasal 9 Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak belum dilakukan karena pola pikir masyarakat yang masih minim dan (2) Penanganan kekerasan terhadap anak berdasarkan Pasal 8 Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak belum memicu terjadinya pengurangan angka kekerasan terhadap anak sedangkan untuk faktor penghambat pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak dalam mengurangi angka kekerasan terhadap anak meliputi; (a) Faktor hukum, (b) Faktor Penegak Hukum, (c) Faktor Sarana dan Prasarana, (d) Faktor masyarakat dan (e) Faktor budaya. Maka dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak kurang efektif. Oleh karena itu, perlu peningkatan sosialisasi kepada masyarakat dan penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung agar pelaksanaan perlindungan anak dapat terealisasikan.

Kata Kunci: Efektivitas, Pelaksanaan, Perlindungan, Kekerasan, Anak</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010282]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220630]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 EBO E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="10744" url="" path="/74201-S1-1802010282-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Perlindungan Anak]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-tata-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8177]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-28 12:16:17]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-07-28 12:58:56]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>