<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="829">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Sifat-Sifat Produksi dan Reproduksi Saat Lahir pada Anak Babi Hasil Silangan Babi Betina Akseptor dengan Pejantan Duroc dan Landrace]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Anggreni Nani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOHANES DJEGHO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PETRUS KUNE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes Djegho</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Johny Nada Kihe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Kune</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 40 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitan ini adalah mengetahui sifat-sifat produksi dan reproduksi anak babi
hasil silangan antara babi betina dengan pejantan Duroc dan Landrace. Anak-anak
babi tersebut dihasilkan/dilahirkan oleh babi-babi betina induk yang diinseminasi
dengan babi-babi jantan Landrace dan Duroc. Sementara babi-babi betina induk yang
digunakan adalah jenis Landrace dan Duroc yang dipelihara di lokasi penelitian.
Penelitian ini telah dilakukan di dua tempat terpisah yakni di Unit Pelaksana Teknis
Daerah (UPTD) khususnya di Instalasi peternakan dan pembibitan ternak babi
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah,
Kabupaten Kupang dan di Peternakan Babi Manise, kelurahan Oetete, Kecamatan
Oebobo, Kota Kupang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode
observasi atau survei langsung dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive.
Penelitian ini menggunakan 4 ekor ternak babi pejantan yang berbeda yaitu (Duroc
dan Landrace), induk babi betina sebanyak 30 ekor, anak babi (piglet) keturunan dari
perkawinan tersebut. Pengambilan data dilaksanakan pada waktu anak babi lahir.
Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah litter size, bobot lahir, jenis kelamin
dan mortalitas anak babi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t (t-test).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat-sifat produksi saat lahir pada anak babi
hasil perkawinan babi betina dengan pejantan Duroc untuk litter size, bobot lahir anak
jantan, bobot lahir anak betina, mortalitas anak jantan dan mortalitas anak betina
masing-masing adalah 10,6±2,4 ekor, 1,33±0,24 kg, 1,36±0,21 kg, 1,25±0,72% dan
1,88±0,35%,sedangkan dengan pejantan Landrace dengan sifat-sifat produksi
termaksud masing-masing adalah 9,06±2,09 ekor, 1,35± 0,24 kg, 1,32±0,26 kg,
3,67±0,35% dan 1,47±0,56 %. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pejantan
eksotik tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap litter size, bobot lahir, jenis
kelamin dan mortalitas anak babi. Pejantan Landrace dan Duroc menghasilkan sifat
produksi seperti litter size, bobot lahir, dan mortalitas yang relative sama.
Kata kunci: pejantan, landrace, duroc, litter size, bobot lahir, jenis kelamin, dan
mortalitas.</note>
<classification><![CDATA[542.31]]></classification><ministry><![CDATA[54231]]></ministry><studentID><![CDATA[1636030003]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20201222]]></identifier><departementID><![CDATA[Peternakan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.31 NAN S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1079" url="" path="/54231-S1-1636030003-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Sifat-Sifat Produksi dan Reproduksi Saat Lahir pada Anak Babi Hasil Silangan Babi Betina Akseptor dengan Pejantan Duroc dan Landrace]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER-1636030003-SKRIPSI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[829]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-05-29 16:38:37]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-05-31 08:46:53]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>